Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Kementrian BUMN Gelar Pameran UKM yang Berorientasi Ekspor
12 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kementrian BUMN menggelar pameran interior dan kerajinan di Jakarta Convention Center, sejak Rabu (12/11) hingga 16 November mendatang.


Asisten Deputi Bidang Informasi dan Administrasi Kekayaan Kementrian BUMN Barata Antakusuma menyatakan, peserta pameran seluruhnya merupakan mitra BUMN. “Pameran ini diadakan lebih untuk mengembangkan usaha mitra binaan,” kata Barata. Menurutnya, mitra binaan selama ini memiliki dua kelemahan, yaitu masalah modal dan pemasaran.

Untuk itu kementrian BUMN mencoba membantu dalam dua bentuk program kemitraan BUMN dan usaha kecil. Pertama, program pinjaman dan yang kedua hibah. Akomodasi dan transportasi peserta pameran yang berjumlah 378 peserta, seluruhnya ditanggung oleh BUMN Pembina masing-masing, misalnya PT Jasa Raharja, Pertamina, PTPN dan sebagainya.

Adapun program hibah, menurut Barata, sampai akhir tahun 2002 sudah sebanyak Rp 250 miliar. Meski ia tidak ingat untuk berapa banyak mitra binaan dana tersebut dibagikan, sampai akhir 2002 terdapat 350 ribu unit mitra binaan. Sedangkan untuk dana pinjaman penyalurannya sampai akhir tahun 2002 mencapai Rp 2,8 triliun.

“Jumlahnya cukup besar, meskipun tidak terlalu terlihat karena banyaknya jumlah mitra binaan yang perlu dibagi,” kata Barata, usai membuka pameran mewakili Menteri BUMN Laksmana Sukardi yang tidak dapat hadir. Hanya saja ada kelemahannya karena pinjaman ini tidak mensyaratkan adanya agunan membuat ada beberapa mitra binaan yang nakal dan ogah-ogahan membayar kembali pinjaman mereka.

Untuk itu, papar dia, tahun depan pelaporan pinjaman akan lebih disesuaikan dan dibagi per tiga bulan. Barata mengakui selama ini penyaluran pinjaman terkesan lama dan tidak efisien.

Anastasya Andriarti/TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data