Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

BPPN Ajukan Opsi Dana Talangan ke PT. DI
12 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) akan mengajukan tiga opsi mengenai dana talangan US$ 51 juta untuk restrukturisasi PT Dirgantara Indonesia (DI). "Opsi itu berhubungan dengan setoran BPPN kepada negara untuk menutup defisit APBN yang telah ditetapkan panitia anggaran," kata Mohammad Syahrial, Deputi Kepala BPPN Bidang Aset Manajemen Kredit, di Jakarta, Rabu (12/11).

Opsi pertama, BPPN akan menyalurkan dana lewat APBN melalui Departemen Keuangan. Opsi kedua, dana langsung dicairkan BPPN kepada PT DI, tapi tetap diperhitungkan sebagai setoran kepada negara. Opsi ketiga, dana talangan dianggap sebagai bridging finance -fasilitas pinjaman dengan resiko BPPN tidak memenuhi targetnya. "Anggaran BPPN telah diputuskan lewat Undang Undang," katanya. Dimana dalam penjualan aset-asetnya, BPPN harus menyetorkan Rp. 27 triliun kepada negara.

Sebelumnya, Edwin Soedarmo, Direktur Utama PT DI menyatakan, dana itu diperlukan untuk membayarkan uang pesangon karyawan yang terkena Putus Hubungan Kerja (PHK). Harapannya, PT DI bisa membayarkan pesangon lewat hasil penjualan aset-aset non core yang ternyata memerlukan waktu sekitar dua tahun. Untuk itulah, BPPN diminta menalangi dahulu.

Rencananya, permasalahan dana talangan kepada PT DI itu akan dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) sidang kabinet, Kamis (13/11).

Edy Can, Bagja Hidayat - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

BPPN Ajukan Opsi Dana Talangan ke PT. DI
BPPN Talangi Pesangon Karyawan PT Dirgantara Indonesia
Karyawan PT DI Kepung PN Bandung
Karyawan PT Dirgantara Indonesia Tolak PHK
Seleksi Ulang Karyawan PT Dirgantara Indonesia, Usai

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data