|
Ekonomi Bisnis
Mandala Tambah Frekuensi Penerbangan
12 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mandala Airlines melakukan penambahan frekuensi penerbangan dari 72-74 penerbangan menjadi 85 penerbangan per hari. Penambahan itu akan dilakukan pada 20 November ini untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama musim lebaran, natal, dan tahun baru.
Presiden Direktur Mandala Airlines Suhadi mengatakan penambahan frekuensi penerbangan ini mencapai 20 persen per hari, dari sebelumnya 9.300 kursi menjadi 11.068 kursi.
Menurutnya, penambahan frekuensi penerbangan ini, khusus untuk musim lebaran, dipilih daerah-daerah yang memang permintaannya banyak dan daerah yang dikenal berbasis Islam. Untuk rute-rute permintaan yang tinggi ini, menurutnya, Mandala akan menggunakan pesawat Boeing 737-200 kapasitas 167 kursi.
Mandala Airlines juga akan menambah kapasitas tempat duduk pada rute Jakarta-Padang dan Jakarta-Ujung Pandang-Menado (pulang-pergi) mengunakan Boeing 737-400 berkapasitas 150 kursi.
Selain itu penambahan pulang pergi juga berlaku untuk rute Jakarta-Ujung Pandang-Ambon, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Surabaya-Banjarmasin, dengan menggunakan pesawat Boeing 727-200.
Penambahan kapasitas kursi serta peningkatan frekuensi itu akan berlaku untuk 14 kota tujuan yang saat ini diterbangi oleh Mandala Airlines.
Menurut Suhadi, peningkatan frekuensi penerbangan ini, untuk beberapa daerah diikuti dengan dilakukannya dengan penerbangan malam. "Penerbangan malam mengakomodasi saran dari Menteri Perhubungan," ujarnya.
Penerbangan malam dilakukan Mandala pada enam rute penerbangan yang rata-rata dilakukan sekitar pukul 18.00-20.00 WIB. Rute itu antara lain Banjarmasin-Jakarta, Denpasar-Jakarta, Ujung Pandang-Surabaya, Batam-Jakarta, Jambi-Jakarta, Semarang-Jakarta. Khusus untuk penerbangan Batam, Jambi, Semarang, akan dilakukan lima hari sebelum hari raya.
Listi Fitria - Tempo News Room
|