Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Indosat Kemungkinan Akan Bangun Jaringan Telepon Tetap Nirkabel Awal 2004
11 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Pengembangan Usaha PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) Witiyasmoro Sih Handayanto menegaskan, pembangunan jaringan telepon tetap nirkabel berbasiskan terknologi CDMA 2000-1X kemungkinan akan dibangun awal 2004.

“Kemungkinan pembangunannya akan dilakukan oleh Indosat sendiri pada kuartal pertama 2004,”Kata Witiyasmoro kepada Tempo News Room di acara rapat umum pemegang saham luar biasa dan publik expose Indosat, Selasa (11/11).

Menurutnya, area yang akan dibangun sambungan telepon tetap ini adalah wilayah Jakarta dan Surabaya. Ia pun menambahkan, skema yang akan digunakan tetap sama yakni membangun 700 ribu satuan sambungan telepon tetap di kedua wilayah tersebut secara bertahap sampai 2005. Masing-masing 450 ribu sambungan di Jakarta dan 250 ribu sambungan di Surabaya.

Witiyasmoro menegaskan, Indosat akan tetap menggandeng perusahaan lokal untuk bekerja sama membangun jaringan tersebut. “Sampai saat ini belum ada perusahaan lokal yang dipilih,” katanya.

Semula Indosat berencana melakukan kerja sama dengan konsorsium Mega Asia untuk membangun jaringan telepon tetap mirkabel. Belakangan pihak Mega tidak mampu memenuhi sejumlah persyaratan pada perjanjian awal yang ditandatangani 18 Maret lalu. Dimana pihak Mega harus mampu menyelesaikan sejumlah persyaratan dalam waktu tiga bulan, hal ini membuat perjanjian itu batal, belum lagi mengenai kesediaan dana untuk kemampuan menyediakan dana investasi.

Indosat sudah mendapat lisensi penyelenggaran telepon saluran tetap lokal sejak Agustus 2003. Indosat sudah membangun 20 ribu satuan telepon yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan serta Batam.

listi fitria/TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data