Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Pencatatan BRI Belum Menggerakkan Pasar
10 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pencatatan perdana saham PT Bank Rakyat Indonesia di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) belum mampu menggerakkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai bursa efek Jakarta, Senin (10/11).

Sampai saat ini sejak sesi pembukaan di BEJ indeks turun 6,918 poin atau 1,10 persen ke level 619,819. Turunnya IHSG dipengaruhi oleh terkoreksinya harga saham Telkom sebesar 150 poin ke level Rp 5.700 per lembar saham.

Penurunan saham Telkom disebabkan investor masih melancarkan sentimen negatif atas pernyataan manajemen Telkom mengenai kemungkinan terkoreksinya laba bersih Telkom 4 sampai 20 persen dari laporan keuangan 2002 yang saat ini tengah diaudit PricewaterhouseCoopers.

Pekan lalu IHSG mengalami penurunan 6,074 poin menjadi 626,737, Indeks LQ45 menurun 1,556 poin menjadi 138,673. Sedangkan saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi adalah MERK naik Rp 550 menjadi Rp 16.300, TBMS naik Rp 500 menjadi Rp 2.500, ISAT naik Rp 350 jadi Rp 12.500, SMMA naik Rp 75 menjadi Rp 380 dan BBCA naik Rp 75 menjadi Rp 3.675.

Sementara itu, saham yang mengalami penurunan harga adalah INCO turun Rp 1.000 menjadi Rp 25.000, TLKM turun Rp 300 menjadi Rp 5.850, TCID turun Rp 200 jadi Rp 2.550, SMDR turun Rp 100 menjadi Rp 3.100 dan GGRM turun Rp 100 jadi Rp 12.800.

Fitri Oktarini - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pencatatan BRI Belum Menggerakkan Pasar
2004 Komatsu Konsentrasi di Pertambangan dan Kehutanan
Suspensi Saham Indocement Dicabut
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk Berencana Bagikan Saham Bonus
Dubai Lirik Produk Syariah Indonesia

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data