|
| |
|
|
Ekbis
IMF: Kasus BNI Bukti Sistem Belum Sempurna
07 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Perwakilan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk kawasan Asia Pasifik, Daniel Citrin, menilai munculnya kasus pembobolan rekening PT Bank Negara Indonesia Tbk. menunjukan sistem perbankan Indonesia belum sempurna. "Saya pikir kasus BNI menunjukan sistem perbankan belum terselesaikan sepenuhnya," katanya di Departemen Keuangan Jakarta, Jumat (7/11).
Citrin berada di Departemen Keuangan untuk bertemu dengan Menteri Keuangan Boediono dalam review terakhir letter of intent terakhir pemulihan ekonomi Indonesia. Tapi Citrin mengaku senang karena pemerintah cepat mengambil tindakan tegas mengungkap kasus ini.
"Upaya ini memastikan perbaikan sektor perbankan terus berlanjut," katanya. Langkah tegas itu, kata Citrin, akan memberi dan memulihkan kepercayaan kepada praktisi dan dunia perbankan sendiri bahwa kondisinya bisa diperbaiki.
Kasus BNI mencuat setelah kas BNI Cabang Kebayoran Baru bobol akibat penyaluran kredit senilai Rp 1,7 triliun dengan jaminan letter of credit (L/C) fiktif oleh Gramarindo Group dan Petindo Group. Pengajuan kredit itu untuk membiayai ekspor pasir kuarsa dan minyak residu ke Kenya. Belakangan diketahui ekspor itu tidak pernah terjadi.
Bagja Hidayat - Tempo News Room
|
|
|
| dibuat oleh danendro : Radja |
Berita Terkait
|
| |
Berita ekbis Lainnya
| |
|
| |
Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
|
| |
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
|
| |
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
|
| |
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
|
| |
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
|
| |
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
|
| |
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
|
| |
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
|
| |
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
|
| |
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)
|
| |
|
| |
Index Berita
|
|
|
|