|
Ekbis
Jumlah Penumpang KA Lebaran Diperkirakan Naik 4 Persen
07 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Operasional PT Kereta Api Indonesia Juda Sitepu memperkirakan, jumlah penumpang mudik pada lebaran tahun ini meningkat 4 persen, menjadi sekitar 120 ribu, dibanding tahun lalu.
"Hari puncak mudik bisa mencapai 130 ribu perhari," kata Juda di Departemen Keuangan Jakarta, Jumat (7/11).
Ia berharap arus mudik kali ini tidak akan terjadi hari puncak, tetapi pemudik yang menggunakan kereta api pulang tidak dalam satu hari. "Karena pemerintah sudah mengumumkan libur sembilan hari," katanya. Pasalnya, jika terjadi hari puncak, kapasitas kereta api tidak mencukupi. Maksimum jumlah kereta api yang tersedia saat ini hanya mampu menampung 126 ribu penumpang per hari.
Karena itu, ada sekitar 24 ribu penumpang yang tidak akan terangkut jika terjadi hari puncak mudik. Menurut Juda, hari puncak biasanya mulai H-3. Untuk itu, ia berharap penumpang sudah mulai mudik sebelum H-4. Kereta api sendiri akan mulai dioperasikan untuk mudik lebaran pada tanggal 18 November.
Untuk mengantisipasi jumlah penumpang yang melonjak itu, PT Kereta Api menyiapkan 12 kereta cadangan yang terdiri dari lima kereta eksekutif, 4 kereta bisnis dan 3 kereta ekonomi. Kereta-kereta ini akan berfungsi mengangkut penumpang yang tidak tertampung oleh kereta yang tersedia. Menurut Juda, kereta ini akan diberangkatkan kapan pun saat terjadi kelebihan penumpang.
Tiket kereta cadangan sendiri belum dikeluarkan. Tiket ini akan mulai dijual jika tiket kereta yang ada sudah habis. Untuk tahun ini, kata Juda, PT Kereta Api tidak menaikkan harga tiket tapi mencabut diskon.
bagja Hidayat-tnr
|