|
Ekbis
Para Analis Efek Himpun Diri Dalam AAEI
07 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para analis efek yang tergabung dalam Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) mendeklarasikan organisasi mereka di Hotel Mulia, Jumat (7/11).
Menurut Ketua Umum AAEI, Budi Ruseno, organisasi ini mereka dirikan dengan beragam tujuan. Selain untuk menghimpun profesi perseorangan analis efek Indonesia dalam satu wadah organisasi, juga mendorong dan meningkatkan profesionalisme, independensi para analis efek Indonesia dan meningkatkan peran aktif mereka.
"Ya, paling tidak sebagai forum silaturahmi dan kerja sama antaranggota," Ujar Budi. Menurutnya, pendirian organisasi ini tidak hanya merupkan kebutuhan para analis sendiri, melainkan juga atas dorongan eksternal, seperti para investor, media massa dan pihak otoritas, dalam menyikapi dinamika pasar modal global dan nasional.
menurut Budi, kegiatan jangka pendek yang akan dilakukan AAEI adalah menyusun standard perilaku dan etika profesi analis efek Indonesia. Penyusunan kode etik ini, menurutnya, diperlukan tidak hanya untuk mendukung independensi analis, namun juga melindungi hak kekayaan intelektual analis. "Kami tengah menggodoknya," katanya.
Selain itu, AAEI juga berharap bisa melakukan pendidikan mengenai pasar modal pada masyarakat, diskusi-diskusi dan kegiatan lain untuk pengembangan anggota dan masyarakat.
Hingga saat ini, jumlah anggota AAEI baru sekitar 70 orang analis.
dhian n. utami/TNR
|