TEMPO Interaktif, Medan:Sejak lima hari terakhir, premium dan solar kembali hilang dari pasaran Medan.
Menghilangnya bahan bakar yang vital ini membuat para sopir angkutan kota, pengendara sepeda motor dan becak mesin yang banyak terdapat di Medan, mengalami kesulitan.
Dicky, seorang pengusaha pom bensin di Jalan Merbabu, Medan, menyatakan bahwa hingga Jumat pagi tadi pihaknya masih kekurangan pasokan kedua bahanbakar tersebut.Ia menyesalkan hal tersebut, yang dikatakannya membuat usahanya merugi dengan angka yang cukup besar.
Menurutnya, setiap hari pihaknya menjual tidak kurang dari 14 kilo liter premium, 12 kilo liter solar dan 3 kilo liter pertamax. "Tentu saja, dengan kelangkaan ini, kita jugta rugi,” katanya. Hal lain yang ia khawatirkan adalah tudingan bahwa pom bensin memang sengaja menimbun kedua barang tersebut.
Dengan menghilangnya kedua jenis bbm tersebut, ratusan supir, pengendara sepeda motor dan becak kecewa karena harus mencari ke tempat lain dengan hasil yang beluim tentu.
Sementara itu, menangapi persoalan tersebut Humas Pertamina UPMS-I Djuliadi mengatakan, kelangkaan itu disebabkan keterlambatan kapal pengangkut dari Dumai. Ia memastikan kapal itu akan tiba hari ini. “Mudah-mudahan hari ini pun sudah bisa normal kembali,"katanya.
Bambang Soed/TNR