Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

LSM: Pemerintah Harus Sosialisasikan Agenda WTO
07 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah harus mensosialisasikan agenda-agenda World Trade Organization (WTO) kepada masyarakat dengan jelas dan transparan. Upaya itu harus dilakukan untuk mendorong pencerahan publik bahwa agenda-agenda WTO itu tidak selalu mendatangkan keuntungan publik.

”Bahkan, kalau tidak diantisipasi justru akan mendatangkan kerugian pada masyarakat,”kata Koordinator Nasional Koalisi Penentang World Trade Organization (WTO) Roman N Lendong usai acara diskusi publik bertajuk "Pertanian Indonesia Pasca KTM V Cancun Mexico" di Jakarta, Jumat (7/11) sore.

Menurutnya, bergabungnya Indonesia di WTO itu bukan semata-mata urusan pemerintah, tapi urusan masyarakat luas. Tapi, selama ini terjadi reduksi persoalan, urusan WTO dianggap hanya monopoli pemerintah. “Tidak disosialisasikan kepada publik, sehingga publik tidak mengetahui detai persoalan WTO ini,” katanya.

Padahal, kata dia, pemerintah mempunyai akses informasi yang sangat banyak. “Mereka yang melakukan perundingan, membuat desain kebijakan. Itu semua tidak disosialisasikan ke publik,” katanya.

Lebih lanjut, Roman mengatakan, pemerintah perlu mengevaluasi kembali kebijakan untuk bergabung di WTO. “Apakah itu memang aspirasi masyarakat ataukah sekedar solidaritas G to G, antar pemerintah,” katanya.

WTO itu, menurutnya, hendak menghilangkan peran pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. “Kemudian, kenapa justru peran WTO itu diambil alih pemerintah. Itu kan kontradiktif,” katanya.

Putri Alfarini - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data