Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Kelebihan Dividen Investor Telkom Tidak akan Ditarik
07 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kelebihan dividen yang sudah diterima investor PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. tidak akan ditarik, namun persentase pembagian dividen atas laba bersihnya yang akan diubah.

"Misalnya dari 40 persen dari laba bersih menjadi 45 persen didapatkan dari laba bersih. Dengan begitu rupiahnya tetap, hanya persentasenya yang berubah," kata Direktur Utama Bursa Efek Jakarta, Erry Firmansyah, di Jakarta, Jumat (7/11) sore.

Dari keterangan pers yang disebarkan Telkom, laporan keuangan Telkom untuk tahun buku 2002 mengalami revisi. Untuk laba bersih konsolidasi turun sebesar 3-20 persen. Sedangkan, ekuitas pemegang saham juga mengalami penurunan 3 hingga 4 persen.

Perubahan ini akan mempengaruhi pembagian dividen. Namun, Erry mengatakan, tidak mungkin dana tunai ditarik dari publik hanya persentasenya saja yang diubah.

Erry mengatakan Telkom juga harus memutuskan laporan keuangan mana yang harus digunakan. Jika memang harus yang terbaru yang akan digunakan maka harus diadakan Rapat Umum Pemegang Saham lagi untuk mengesahkan laporan keuangan baru.

Auditor laporan keuangan Telkom mengatakan laporan keuangan mungkin akan selesai dalan waktu 3-4 bulan ke depan. Sementara itu, Bursa Efek Jakarta akan menunggu materi-materi public expose PT Telkom yang akan membahas masalah ini pada 14 November mendatang.

Fitri Oktarini - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kenaikan Tarif Telepon Setelah Syarat Terpenuhi
Kelebihan Dividen Investor Telkom Tidak akan Ditarik
Pasifik dan Citra Penyelenggara USO
Pendaftaran Anggota Komite Regulasi Telekomunikasi Dibuka
Audit Telkom Kemungkinan Melewati Batas Waktu SEC

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data