Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Perusahaan Asuransi Tak Pernah Lakukan Survei di Luar Negeri
07 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan asuransi tidak pernah melakukan survei terhadap perwakilan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri. Perwakilan ini hanya dimiliki oleh koordinator konsorsium asuransi TKI. Penunjukkan koordinator salah satunya karena adanya perwakilan diluar negeri namun, hingga saat ini tidak ada satupun perusahaan asuransi yang tergabung dalam konsorsium melakukan survei langusng di lapangan.

Menurut Direktur PT Asuransi Bumiputera Muda 1967 Julian Noor, persyaratan yang dituntut Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan di luar negeri bertugas melindungi TKI yang bermasalah. "Melindungi TKI bermasalah berdasarkan data yang disampaikan," kata Julian di Jakarta, Jumat (7/11).

Selain data yang disampaikan oleh koordinator konsorsium, perusahaan asuransi juga berpegang pada kepercayaan Depnakertrans terhadap perusahaan tersebut. Menurut Julius, tidak mungkin kelima perusahan asuransi menunjuk PT Mitra Dhana Atmharaksa sebagai koordinator konsorsium asuransi TKI. "Posisi PT MDA dipercaya Depnaker," kata Julian.

Julian mengatakan, mekanisme perlindungan TKI yang baik saat ini melalui asuransi. Perusahaan asuransi yang ditunjuk oleh Depnakertrans sudah mendapat rekomendasi dari menteri keuangan. Rekomendasi ini berarti menilai perusahaan asuransi dinyatakan sehat.

Kelima perusahaan asuransi tidak bertanggung jawab atas masa penempatan TKI diluar negeri. Mereka hanya bertanggung jawab pada masa pra dan purnapenempatan.

Agriceli - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

TKW Dihipnotis di Stasiun Jatinegara
Ribuan TKI di Korea Akan Dipulangkan
ICW: Koordinator Menerima Premi Rp 3,5 Miliar
ICW Adukan Menteri Jacob Nuwa Wea ke Polda, Besok
TKI Korban Bom di Riyadh Keluar Rumah Sakit

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data