Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Jasa Marga Harus Bayar Utang Rp 500 juta Perhari
06 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Selama ini PT Jasa Marga diharuskan membayar utang yang jumlahnya mencapai Rp 500 juta per hari.

Hal ini disampaikan oleh Direktur utama Jasa Marga Syafruddin Alambai, dihadapan anggota Komisi IV DPR-RI, Kamis (6/11). Menurut Syafruddin, utang tersebut merupakan dana obligasi Jasa Marga yang dikeluarkan Jasa Marga yang bunganya 12 persen per tahun. "Itu 1 persen per bulan, Jasa Marga harus membayar Rp 15 Milyar per bulan, berarti Jasa Marga harus mengumpulkan Rp 500 juta per malam," ujarnya usai rapat kerja dengan Komisi IV DPR-RI.

Dana obligasi tersebut digunakan untuk pembangunan jalan tol sejak diresmikan Presiden Megawati tanggal 8 Oktober 2002 yang meliputi JoRR (Jakarta Outer Ring Road), Padalarang-Bypass, Bintaro-Ulujami. Untuk pembangunan jalan yang meliputi 36 Km tersebut, dibutuhkan dana sebesar Rp 1,5 triliun.

Biaya pembangunan sebesar Rp 1,5 triliun itu meliputi Rp 845 milyard untuk biaya konstruksi dan Rp 400 milyar untuk biaya pembebasan tanah. "Kalau pembebasan tanah bisa dilakukan pemerintah, tentunya bisa lebih ringan,” kata Syafruddin. “Tapi pemerintah tidak mempunyai dana untuk melakukan,”

Mengenai jalur Ulujami-Bintaro, Syafruddin memastikan sudah bisa diselesaikan pada bulan Febuari 2003 mendatang. "BSD-Ulujami sudah selesai, Pondok Pinang-Veteran juga sudah selesai. Tinggal Veteran ke Ulujami sebesar 1,1 Km. Sehingga fly over Veteran bisa diselesaikan bulan Febuary," katanya.

Sedangkan beberapa jalur lainnya akan diselesaikan sampai tahun 2004. Hal ini justru mendapat tentangan keras dari angota komisi IV dari Fraksi Golkar Enggartiasto Lukita. " Menurut Inpres no 5 tahun 2003 JoRR sudah harus selesai tahun 2004 bukan 2005. Apa Jasa Marga mau melawan Kepres," ujar Enggar.

Dalam kesimpulannya, Komisi IV mendorong agar Jasa Marga untuk secepatnya menyelesaikan proyek JoRR sesuai rencana serta merekomendasikan partner strategis untuk masalah Jorr. Selain itu Komisi IV juga meminta data pembangunan proyek JoRR termasuk data keuangan dan progres.

Menanggapi hal itu, Safruddin mengungkapkan bahwa pihak yang paling ingin proyek JoRR cepat diselesaikan adalah Jasa Marga sendiri karena dengan cepat beroperasinya proyek itu akan semakin cepat Jasa Marga menyelesaikan utang-untangnya. Penghasilan Jasa Marga dari seluruh Indonesia mencapai Rp 4 milyar per hari.

Priandono Kusumo/TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data