|
Ekonomi Bisnis
Saham PGN Ditawarkan Mulai Rp 1.300
06 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga penawaran saham perdana PT Perusahaan Gas Negara (PGN) ditetapkan berkisar Rp 1.300 sampai dengan Rp 2.100. Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi menyatakan kisaran harga itu setara dengan nilai 5 sampai 7,25 kali perbandingan nilai perusahaan dengan laba bersihnya.
Penetapan kisaran harga itu, menurut Laksamana, berbeda dengan penetapan harga untuk industri perbankan. "Kita kesulitan untuk mengadakan benchmarking," katanya usai acara paparan publik penawaran saham PGN di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (11/6).
Dalam penetapan harga ini, pemerintah membandingkan PGN dengan Korean Gas, perusahaan gas di Korea Selatan. Menurut Laksamana, kedua perusahaan ini mempunyai tipe yang hampir sama yakni dalam dominasi usaha. Tetapi gas yang diproduksi oleh KoGas berasal dari Indonesia.
Menanggapi harga penawaran saham ini, manajemen PGN menganggap kisaran tersebut tidak terlalu mahal. Sebagai perbandingan KoGas dalam IPO-nya menetapkan kisaran diatas PGN. "KoGas tidak memiliki kapitalisasi dan jaringan distribusi sebesar PGN," kata WMP Simanjuntak, Direktur Utama PGN.
Dalam IPO, PGN menawarkan sebanyak 1.296.296.000 lembar saham yang terdiri dari 820.987.000 lembar saham seri B milik pemerintah dan 475.309.000 saham baru. Selain itu, PGN juga menawarkan opsi pemesanan lebih sebanyak 194.444.500 lembar dan opsi penjatahan lebih sebanyak 194.444.500 lembar.
Hasil dari penawaran saham ini akan digunakan untuk menutupi defisit APBN dan pembiayaan proyek pipanisasi Sumatera Selatan-Jawa Barat. Pemerintah, menurut Mahmuddin Yassin, Deputi Meneg BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisai, menargetkan mendapat dana Rp 1,1 trilun sampai Rp 1,8 triliun untuk APBN.
Edy Can - Tempo News Room
|