Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Deptan Perluas Areal Pertanian Untuk Menyongsong Tahun Padi Nasional
05 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen pertanian sedang menyiapkan langkah-langkah untuk menyongsong tahun padi nasional 2004 yang dicanangkan 1 Oktober lalu.

Strategi yang dilakukan untuk itu adalah dengan cara memperluas areal pertanian di seluruh Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa. “Sejauh ini, perluasan areal pertanian sudah dilakukan di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatra,”kata Dirjen Bina Produksi Tanaman Pangan M Jafar Hafsah, melalui telpon saat meninjau evaluasi akhir perluasan areal tanam di Kalimantan Rabu (5/11).

Upaya perluasan lahan tersebut, menurutnya, dilakukan dengan cara pengembangan areal-areal tanaman untuk meningkatkan produksi, seperti areal perkebunan, lahan perkebunan, maupun lahan holtikultura untuk ditanami padi. “Bahkan lahan rawa dan pasang surutpun dikembangkan untuk ditanami padi,”kata Jafar. Upaya lainnya adalah dengan mencetak areal-areal pertanian baru di seluruh propinsi.

Deptan, lanjutnya, juga menyiapkan kebijakan makro untuk mendukung tahun padi nasional. Dari pihak Deptan, katanya, mengusahakan agar para petani mendapatkan insentif dari harga pendapatan sehingga dapat meningkatkan semangat petani untuk memproduksi padi. “Insentif harga pendapatan itu untuk menyemangati petani menanam padi,”katanya.

Menurut Jafar Deptan juga telah mencanangkan kegiatan Program Aksi Masyarakat Agribisnis Tanaman Pangan. Dalam program tersebut, tanaman padi merupakan salah satu komoditas strategis yang dibudidayakan. “Selain itu, kita juga harus melirik pertanian organik sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan padi tersebut,” kata Jafar.

putri alfarini/TNR


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data