TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen pertanian sedang menyiapkan langkah-langkah untuk menyongsong tahun padi nasional 2004 yang dicanangkan 1 Oktober lalu.
Strategi yang dilakukan untuk itu adalah dengan cara memperluas areal pertanian di seluruh Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa. “Sejauh ini, perluasan areal pertanian sudah dilakukan di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatra,”kata Dirjen Bina Produksi Tanaman Pangan M Jafar Hafsah, melalui telpon saat meninjau evaluasi akhir perluasan areal tanam di Kalimantan Rabu (5/11).
Upaya perluasan lahan tersebut, menurutnya, dilakukan dengan cara pengembangan areal-areal tanaman untuk meningkatkan produksi, seperti areal perkebunan, lahan perkebunan, maupun lahan holtikultura untuk ditanami padi. “Bahkan lahan rawa dan pasang surutpun dikembangkan untuk ditanami padi,”kata Jafar. Upaya lainnya adalah dengan mencetak areal-areal pertanian baru di seluruh propinsi.
Deptan, lanjutnya, juga menyiapkan kebijakan makro untuk mendukung tahun padi nasional. Dari pihak Deptan, katanya, mengusahakan agar para petani mendapatkan insentif dari harga pendapatan sehingga dapat meningkatkan semangat petani untuk memproduksi padi. “Insentif harga pendapatan itu untuk menyemangati petani menanam padi,”katanya.
Menurut Jafar Deptan juga telah mencanangkan kegiatan Program Aksi Masyarakat Agribisnis Tanaman Pangan. Dalam program tersebut, tanaman padi merupakan salah satu komoditas strategis yang dibudidayakan. “Selain itu, kita juga harus melirik pertanian organik sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan padi tersebut,” kata Jafar.
putri alfarini/TNR