|
Ekbis
Untuk Penarikan, Nissan Jepang Terus Lakukan Pengecekan Nomor Mesin
05 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nissan Corp. Jepang sampai saat ini masih terus melakukan pengecekan nomor mesin mobil-mobil yang termasuk dalam daftar yang harus ditarik.
Karena itu, PT Nissan Indonesia juga masih menunggu detail hasil pengecekan untuk pelaksanaan penarikan dan perbaikan di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh PR Manager PT. Nissan Motor Indonesia Dinne Musu kepada Tempo News Room, Rabu (5/11).
“Tidak hanya nomor mesin mobil, tapi juga tahun produksinya harus dicek,” kata Dinne. Ia mencontohkan, untuk tipe yang beredar di Indonesia yang masuk dalam daftar recall adalah X-TRAIL CBU. “Tetapi tidak langsung menentukan apakah mobil X-TRAIL CBU yang beredar di Indonesia masuk dalam daftar recall, karena harus dicocokkan nomor mesin dan chasisnya,” katanya.
Saat ini, menurut Dinne, X-TRAIL CBU yang telah dijual di Indonesia ada sekitar 600 unit. Selain X-TRAIL CBU tipe yang akan ditarik dari Indonesia adalah Sunny (Sentra). “Jadi hanya ada dua tipe dari 24 tipe Nissan yang ditarik, yang beredar di Indonesia,” kata Dinne.
Secara prosedural, jelasnya, teknis pelaksanaan proses penarikan tersebut sangat sederhana dan singkat. Lamanya penggantian komponen (sensor mesin) yang kemungkinan tidak berfungsi baik, hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit saja.
Sebelumnya, Pemerintah Jepang secara resmi melalui
Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasinya
Kamis (30/10) mengumumkan mengenai penarikan (recall)
24 model/tipe mobil buatan Nissan di seluruh dunia.
Banyaknya kendaraan Nissan yang di-recall di Jepang
adalah 1,02 juta, sedangkan di luar Jepang meliputi
1,53 juta kendaraan (Eropa, Amerika dan negara-negara
lainnya). Sehingga total jumlah keseluruhan kendaraan
Nissan yang di-recall di seluruh dunia adalah 2,55
juta. Penarikan tersebut bertujuan untuk memperbaiki
dan mengganti komponen pada mesin yang kemungkinan
mengalami kerusakan (malfungsi).
Kemungkinan malfungsi tersebut terjadi pada
rotating sensor (cam angle sensor dan crank
angle sensor) pada mesin dengan type QG, QR, VQ, VK,
dan CR. Malfungsi pada komponen tersebut dapat
mengakibatkan mesin mati atau tidak dapat dihidupkan ulang. Nissan mendapatkan suplai alat tersebut dari Hitachi Unisia Automotive.
Tipe-tipe kendaraan Nissan yang termasuk dalam daftar recall di seluruh dunia adalah tipe Sunny/Sentra
(Produksi tahun 1998-2002), tipe March (2002), tipe
Cube (2002), tipe Bluebird Sylphy (2000-2002), tipe
Tino (2000), tipe Primera (1998 - 2002), tipe Bluebird
(1998-2001), tipe AD (1999-2002), tipe Wingroad
(1999-2002), tipe Expert (1999-2002), tipe Avenir
(1998-2002), tipe Presage (2001-2002), tipe Bassara
(2001-2002), tipe X-TRAIL (CBU) Japan (2000-2002),
tipe Serena (2001 - 2002), tipe Liberty (2001-2002),
tipe Cima (2000-2002), tipe Skyline (2001-2003), tipe
Elgrand (2002), tipe Stagea (2001-2002), tipe Cedric
Gloria (2001 - 2002), tipe Fairlady Z (2002), tipe
Mazda Famili (1999-2002) dan tipe Subaru Leone
(1999-2001).
Anastasya Andriarti/TNR
|