Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

BI: Bank Tidak Perlu Takut Kasus BNI
04 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: , menyatakan perbankan nasional tidak perlu khawatir akan mengalami nasib seperti BNI dalam menyalurkan kreditnya. “Pembobolan BNI itu sifatnya kasuistis. Apabila bank menerapkan prinsip kehatian-hatian, maka seharusnya peristiwa tersebut dapat dicegah,” ujarnya ketika dihubungi Tempo News Room, Selasa (4/11) siang.

Menurut Aslim, peristiwa manipulasi kredit ekspor senilai Rp 1,7 triliun di BNI seharusnya tidak perlu terjadi apabila internal bank menerapkan dengan sungguh-sungguh prinsip kehati-hatian dan manajemen resiko dalam menyalurkan kredit. “Kalau prinsip prudential ini dipegang betul, maka bank seharusnya tidak perlu takut dalam menyalurkan kredit,” ujarnya.

Aslim menyatakan hal tersebut sehubungan dengan banyaknya suara dari perbankan nasional yang menyatakan bahwa bank berada dalam posisi yang serba salah. Disatu pihak, bank didorong untuk lebih ekspansif menyalurkan kredit guna memulihkan fungsi intermediasi perbankan, sementara disatu pihak harus juga ketat dalam menguji kelayakan kredit. “Sebenarnya tidak perlu diparadoks seperti itu,” katanya sambil tertawa.

Bank Indonesia, kata Aslim, memang giat mendorong agar perbankan dapat memainkan fungsi intermediasi dengan lebih efektif melalui penyaluran kedit yang lebih besar. “Tapi bukan jor-joran. Peningkatan penyaluran kredit tersebut harus diiringi dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen resiko yang benar,” ujarnya.

Amal Ihsan - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data