TEMPO Interaktif, Jakarta:Motorola bertekat untuk memenangkan kembali pasar telepon seluler yang pernah mereka kuasai.
Hal ini dikatakan Wakil Presiden Motorola Sektor Asia Tenggara Scott Durchslag di Jakarta, Selasa (4/11).
Scott menambahkan, meski secara global Motorola menguasai 80-90 persen pasar telepon seluler, namun di Indonesia Motorola masih jauh di bawah Nokia. Ia mengaku bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terlemah bagi produk Motorola. "Kami tidak bermimpi untuk kembali menjadi nomor satu seperti dulu, namun setidaknya nomor dua," katanya.
Strategi yang akan dilakukan Motorola untuk memperbaiki pasarnya adalah melayani permintaan pasar melalui kerjasama dengan operator dan distributor di Indonesia. Selain itu Motorola juga akan mengembangkan pemahaman tentang konsumen di kawasan ini. "Kami akan terus membangun merek yang kami punya untuk bisa bersaing kembali," ujarnya.
Motorola juga berencana memperbarui fokus strategi mereka untuk kawasan Asia Tenggara, kawasan yang potensial bagi Motorola. "Yang paling utama kami mencoba untuk lebih sederhana, haus akan inovasi dan tidak lagi sombong seperti dulu," papar Scott.
Selain menyusun kembali strategi pemasaran di kawasan Indonesia, Motorola juga berencana meluncurkan beberapa produk baru. Produk-produk ini diyakini bisa bersaing di pasaran dengan fitur yang lebih menarik. "Kami menciptakan telepon yang mengekspresikan identitas si pemakai, telepon yang memiliki aplikasi berbeda dan unik," jelasnya.
Salah satu contoh produk Motorola yang akan diluncurkan ke pasar adalah MPx200. Produk ini beroperasi dengan Microsoft Mobile Windows operating system, sehingga bisa menggunakan aplikasi milik Microsoft. Motorola MPx200 menggabungkan kemampuan PC, Windows operating system dan fasilitas always on sehingga pengguna dapat berselancar di internet dan mengecek e-mail pada saat bepergian.
Selain itu produk yang rencananya Desember nanti akan diluncurkan adalah seri V690. Pada seri ini terpasang kamera dilengkapi lampu kilat . Kamera sendiri diletakan di bagian tutup dan bisa digunakan dengan keadaan telepon dibuka atau ditutup. Selain itu kamera ini juga bisa merekam video musik dan memutar ulang.
Bahkan produk terbaru seri E380 bisa digunakan untuk berkaraoke karena dilengkapi speaker phone. Keunikan lainnya, seri ini sangat sensitif terhadap suara musik. Jika didekatkan pada suara musik, maka papan kunci dan logo Motorola akan memancarkan sinar.
Semua produk Motorola yang rencananya akan di luncurkan tahun ini dilengkapi dengan fungsi GSM quad-band (GSM 800/900/1800/1900). Resolusi warna juga diperkaya hingga mencapai 35 ribu warna untuk seri E 760. Motorola juga mencoba menjadi jembatan antara Java dan Windows.
dewi retno/tempo news room