|
Ekonomi Bisnis
Pasifik dan Citra Penyelenggara USO
04 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menunjuk PT Pasifik Satelit Nusantara dan PT Citra Sari Makmur sebagai penyelenggara universal service obligation (USO). Hal ini disampaikan I Ketut Prihadi, Kepala Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi di ruangannya, Selasa (4/11) siang.
Kedua perusahaan yang telah ditunjuk oleh pemerintah ini akan melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi perintis di 3.010 lokasi di seluruh Indonesia kecuali Kepulauan Jawa.
Pasifik dengan teknologi portable fixed satellite (teknologi satelit tetap) akan membangun sambungan telepon di 2.975 lokasi. Sedangkan sisanya, 35 lokasi, akan digarap oleh Citra menggunakan teknologi VSAT (very small aperture terminal).
Penunjukkan Pasifik, menurut Ketut, karena perusahaan ini merupakan satu-satunya perusahaan di Indonesia yang menggunakan teknologi satelit tetap. Pasifik adalah anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom).
Citra sendiri didirikan tahun 1987 oleh Subagio Wirjoatmodjo. Ia merupakan perusahaan yang berbadan hukum Indonesia. Pada Mei 1993, perusahaan ini mengubah statusnya menjadi joint venture antara Subagio Wirjoatmodjo (51,05 persen) dan Bell Atlantic Indonesia, sebuah perusahaan Amerika (48,95 persen). Belakangan, pada 8 November 1996, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. ikut bergabung sebagai pemegang saham perusahaan ini. Telkom memiliki saham 25 persen.
USO merupakan komitmen para operator telepon terhadap masyarakat Indonesia untuk membangun fasilitas telekomunikasi. Daerah-daerah yang dibangun jaringan telepon adalah daerah yang terpencil.
Menurut Ketut, sampai saat ini nilai kontribusi yang berasal dari pendapatan kotor para operator telepon itu masih dalam tahap rancangan. “Sepertinya angka 0,75 persen telah disetujui oleh mereka. Tapi ini tetap belum final,” katanya.
Ketut menambahkan, selama 2003-2005 ini pemerintah akan mengucurkan dana untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi perintis ini. “Untuk tahun anggaran 2003 pemerintah memberikan Rp 45 miliar,” katanya.
Listi Fitria - Tempo News Room
|