Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Cara Cepat Mendeteksi dan Memperbaiki Mesin ATM
04 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kini, tidak ada alasan lagi bagi dunia perbankan untuk tidak bisa melacak dan segera memperbaiki gangguan pada mesin Automatic Teller Machine (ATM). Karena pengoperasian fasilitas Electronic Delivery Monitoring Center (EDMC) mampu mendeteksi dengan cepat, sehingga relatif cepat pula bisa diperbaiki.

"Nantinya, seluruh ATM Niaga yang ada di Indonesia bisa terkontrol secara otomatis dari pusat," kata Andi Mohamad Hatta, Direktur Eksekutif Bank Niaga, usai peresmian sistem monitoring EDMC yang dilakukan di Graha Niaga Bintaro Jakarta, Selasa (4/11). Menurut Andi, EDMC adalah salah satu langkah memenuhi harapan pelanggan.

Berbeda dengan sistem pemantauan lainnya, EDMC Bank Niaga adalah sistem terintegrasi yang tidak hanya membantu pengelolaan operasional ATM, tapi juga secara terpadu mengontrol operasional dan transaksi dari fasilitas-fasilitas electronic delivery channels lainnya, seperti Call Center (Niaga Acces), Internet Banking (Niaga Global Acces), Celluler Banking (Niaga Ponsel Acces) dan PC Banking. Mekanisme kerja EDMC akan berjalan secara otomatis, semisal terdapat gangguan mesin ATM di Kalimantan, otomatis mesin akan mengirimkan pesan melalui short message service (SMS) kepada personel EDMC di Jakarta. Kemudian, petugas yang menerima pesan akan melanjutkan pesan kepada petugas di lapangan untuk segera memperbaiki mesin ATM yang mengalami gangguan. "Target waktu perbaikan 30 menit setelah kerusakan terjadi," kata Andi.

Danto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Ketua BPK: Audit BNI Sudah Terlambat
Cara Cepat Mendeteksi dan Memperbaiki Mesin ATM
Polisi Mencari Andrian Herling Woworuntu
Pemerintah Akan Menggelar RUPS BNI
Polisi Akan Periksa Kasus BNI

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data