TEMPO Interaktif, Medan:Untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan minyak tanah saat Ramadhan, Pertamina Medan melakukan operasi pasar.
Operasi pasar itu dimulai hari Senin (03/10) ini. Operasi ini dilakukan di setiap pangkalan minyak tanah dengan memasang spanduk. Pertamina juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan untuk memasok mintak tanah pada pasar murah yang digelar di 17 titik di Medan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas Pertamina, Juliadi, Senin (03/11) di Kantor Pertamina, Jalan Putri Hijau, Medan. Menurut Juliadi, kebutuhan rumah tangga menjelang hari besar selalu meningkat sekitar 8 hingga 10 persen. "Pertamina memberikan pasokan minyak tanah 5-10 kl per hari di titik-titik pasar murah tersebut sesuai dengan kebutuhan warga sekitarnya," ujar Juliadi. Minyak tanah yang disalurkan tersebut diluar pasokan harian untuk Kota Medan yang mencapai 710 kl per harinya.
Mulai hari ini, Himpunan Minyak Swasta Nasional (Hiswana) Migas juga menyiapkan tiga armada mobil tangki untuk selalu bersiap manakala ada berita yang menyatakaan kelangkaan di titik-titik tertentu. "JIka menerima laporan dari Lurah, maka mobil-mobil tersebut akan segera bergerak," jelas Juliadi.
Operasi pasar dan pasar murah ini juga dilakukan untuk mengantisipasi agen dan pangkalan yang tidak menyalurkan minyak ke masyarakat, atau oknum-oknum yang melakukan pengoplosan minyak. "Untuk itu kami juga sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Sumut," tambah Juliadi lagi.
Juliadi juga menjamin ketersediaan minyak tanah selama bulan Ramadhan dan menjelang Ramadhan. "Persediaan minyak tanah yang diiambil dari Dumai sangat mencukupi kebutuhan di Sumut," tegasnya. Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan tersebut.
Dinda Jouhana - TNR