TEMPO Interaktif, Jakarta:Mengantisipasi lonjakan pinjaman masyarakat, pegadaian unit syariah akan mengucurkan dana sejumlah Rp 25 miliar.
Demikian dikatakan Direktur Utama Pegadaian, Deddy Kusdedi di sela-sela arapat kerja Kementeria BUMN di Hotel Indonesia Jakarta Senin (3/11) siang.
Menurut Deddy, hingga saat ini pihak pegadaian telah membentuk puluhan unit cabang pegadaian syariah dari sekitar 734 cabang konvensional di seluruh Indonesia. “Target tahun 2004, kita punya cabang 40 unit,”katanya.
Dari sejumlah cabang tersebut, 50% diantaranya merupakan hasil konersi dari pegadaian konvensional. Mengenai dana yang akan disalurkan oleh sistem gadai syariah sekitar Rp. 300 miliar.
Tahun 2004 ini, menurutnya, direncanakan 11 kantor cabang konvensional yang ada di Nanggroe Aceh Darussalam akan konversikan ke unit syariah. “Sesuai dengan permintaan masyarakat Aceh,”ujarnya.
Sesuai dengan Mou, untuk gadai sariah pihak pegadaian bekerja sama idengan Bank Muamalat. “Berapapun kebutuhan dana gadai sariah, akan dicukupi oleh Bank Muamalat,” tambahnya.
Untuk mensukseskan hal tersebut, pihaknya kini tengah melakukan ekspansi usaha “Terutama ke wilayah luar Jawa,” ujar Dedi.
Danto/TNR