|
Ekonomi Bisnis
Ekspor September Rp 5,05 Miliar
03 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai ekspor Indonesia pada bulan September 2003 kembali menembus angka US$ 5 miliar, tepatnya US$ 5,05 miliar atau naik 1,52 persen dari ekspor bulan lalu yang hanya mencapai US$ 4,97 miliar.
“Ini disebabkan adanya peningkatan ekspor nonmigas,” kata Slamet Mukeno, Deputi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bidang Statistik Ekonomi kepada wartawan di gedung BPS, Jakarta, Senin (03/11) siang.
Menurut Slamet, yang didampingi Direktur Statisitk Perdagangan dan Jasa Rusman Heriawan, peningkatan ekspor bulan September 2003 disebabkan meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 4,54 persen yaitu dari US$ 3,7 miliar menjadi US$ 3,8 miliar. “Sedangkan ekspor migas justru turun,” kata Slamet.
Menurut Rusman, penghitungan BPS menyatakan bahwa ekspor migas September 2003 memang menurun 7,45 persen dari US$ 1,2 miliar pada bulan Agustus 2003 menjadi US$ 1,1 miliar. “Penurunan ini disebabkan menurunnya ekspor minyak mentah sebesar 20,49 persen yaitu dari US$ 603,5 juta menjadi US$ 479,8 juta,” ujarnya.
Penurunan nilai ekspor minyak mentah, kata Rusman, disebabkan menurunnya volume ekspor sebesar 15,65 persen dan harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia sebesar 4,47 persen, yaitu dari US$ 28,43 per barel menjadi US$ 27,16 per barel.
“Selain itu, penurunan ekspor migas juga disebabkan menurunnya hasil minyak sebesar 30,82 persen yakni dari US$ 173,3 juta menjadi US$ 119,9 juta,” kata Rusman.
Satu-satunya yang menahan penurunan ekspor migas adalah kenaikan ekspor gas alam sebesar 17,57 persen yaitu dari US$ 476,1 juta menjadi US$ 559,8 juta.
Secara kumulatif, ekspor Januari-September 2003 mengalami peningkatan 7,49 persen dibanding periode yang sama tahun 2002, yang disumbang oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 4,41 persen dan ekspor migas 19,49 persen.
“Ini berarti sampai dengan bulan September 2003, ekspor masih menunjukkan kinerja yang baik,”ujar Rusman.
Sementara pada periode yang sama tahun 2001 dan 2002, kata Rusman, kinerja ekspor justru mengalami penurunan masing-masing sebesar -5,22 persen dan -2,65 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.
Lebih lanjut peningkatan ekspor migas periode Januari-September 2003 disebabkan oleh naiknya ekspor minyak mentah 11,41 persen, ekspor hasil minyak 42,14 persen, dan ekspor gas alam 22,06 persen.
Amal Ihsan — Tempo News Room
|