Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Laba Bank Danamon Meningkat 43,9 Persen
30 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Laba Bank Danamon setelah pajak per 30 September 2003 sebesar Rp 1.043 miliar atau meningkat 43,9 persen dibandingkan laba pada periode yang sama tahun 2002 sebesar Rp 725 miliar. Hal ini disampaikan oleh Vera Eve Lim, Chief Finance Officer Bank Danamon di Jakarta, Kamis (30/10).

Manajemen Bank Danamon juga telah menyetujui membayar deviden interim sebesar Rp 417,2 miliar. “Pembagian dividen ini mewakili 40 persen keuntungan bank dan saat ini sedang menunggu persetujuan dari BPPN,” kata Vera. Persetujuan dari BBPN ini berkaitan dengan skema blanket guarantee. Sebenarnya, menurut Vera, setiap tahun sejak Danamon mampu membayar deviden interim, pasti akan dibayarkan.

Untuk pendapatan bunga bersih, kata Vera, selama triwulan III 2003 Bank Danamon memperoleh sebesar Rp 1.823 miliar. Angka ini meningkat 35,8 persen dibandingkan dengan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 1.342 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Hal ini berdampak pada peningkatan margin bunga bersih (net interest) yang meningkat 4,1 persen pada triwulan III 2002 menjadi 5,3 persen pada triwulan III 2003.

Bank yang memperoleh penghargaan terbaik kedua dalam Annual Report Award 2003 yang diselenggarakan oleh kantor Kementrian BUMN ini juga memperoleh peningkatan fee based income. “Dari Rp 549 miliar menjadi Rp 1,046 miliar,” kata Vera.

Peningkatan fee based income ini, kata Vera, akan memperbaiki rasio terhadap pendapatan operasional (fee to income ratio). Triwulan ke III 2003 membaik menjadi 19,0 persen dibandingkan triwulan III 2002 yang hanya sebesar 9,7 persen.

Peningkatan fee based ini, kata Vera, berasal dari Reksadana. “Tapi transaksi dari produk-produk baru kami juga amat berpengaruh,” katanya.

Muliadi Rahardja, Direktur Bank Danamon yang juga hadir dalam pemaparan kinerja 2003 Danamon itu menyatakan penambahan features baru amat berpengaruh dengan peningkatan fee based. Sementara bunga bersih yang meningkat pada periode saat ini, kata Muliadi, sebagian besar karena kontribusi kredit.

“Sampai September ini kredit menyumbang 58 persen sedangkan sisanya merupakan obligasi pemerintah,” kata Muliadi. Sedangkan periode sebelumnya konstribusi kreditnya sebanyak 33 persen dan yang banyak adalah obligasi pemerintah. “Jadi sekarang sudah lebih membaik,” katanya.

Bank yang peringkatnya dari PEFINDO meningkat dari BBB+ menjadi A+ juga mengalami pertumbuhan dalam hal rasio kredit bermasalahnya (NPL). Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, rasio NPL saat ini 5,1 persen dibandingkan dengan 3,5 persen sebelumnya.

Anastasya Andriarti - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data