Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Agum Bersedia Tunda Transaksi Penjualan MGTI
29 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Agum Gumelar, menyatakan bersedia menunda penandatanganan transaksi jual beli PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia (MGTI).

Hal tersebut dinyatakan Agum dalam pertemuannya dengan Serikat Karyawan Telkom Divre IV Jawa Tengah dan Yogyakarta, Rabu (29/10) siang.

Menurut Juru Bicara Sekar M.Ismail, Agum menyatakan siap menunda penandatanganan transaksi antara MGTI dengan PT Alberta. “Agum Gumelar akan berusaha sementara ini untuk menunda transaksi jual beli MGTI,” ujar Ismail mengutip ucapan Agum. Selain itu, dari pertemuan tersebut Agum juga bersedia menjadi fasilitator dalam pertemuan antara Sekar Divre IV, Direksi Telkom dan Menneg BUMN. Menneg BUMN diikutsertakan karena kebijakan kementrian BUMN dalam kasus ini lebih besar dibandingkan kebijakan menteri perhubungan. Meskipun Ismail sendiri menyatakan tidak tahu secara pasti waktunya, kesepakatan tersebut akan diwujudkan. “Secepatnya akan direalisasikan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Sekar Divre IV Jawa Tengah dan Yogyakarta Syahrul Akhyar, menyatakan sangat setuju dengan pertemuan yang akan diatur oleh Agum. Menurut Syahrul, pihaknya siap untuk mengadu konsep dan ide dengan dua pihak lainnya. “Kita harus bebas dari kepentingan pribadi, sehingga dalam presentasi nanti dapat ditemukan mana yang terbaik untuk negara,” ujar Syahrul.

Ketidaksetujuan Sekar Telkom Divre IV Jawa Tengah dan Yogyakarta atas pembelian MGTI oleh PT Alberta didasarkan pada kewajiban mencicil uang dalam bentuk dolar setelah pengoperasian PT MGTI. “Cicilan kewajiban itu kami anggap sangat besar,” jelas Syahrul. Menurutnya sistem yang dipakai saat ini,--MGTI beroperasi sendiri, lebih baik.

PT Alberta ketika membeli PT MGTI tidak bekerja melainkan hanya menunggu setoran dari PT MGTI. “Operasional MGTI dipastikan akan diserahkan ke PT Telkom dengan tambahan tugas setiap bulannya menambahkan cicilan sejumlah yang dipatok,” katanya. PT Alberta sendiri pada Rabu, (24/9) telah membeli sebanyak 30,55 persen saham PT Indosat pada PT MGTI senilai US$ 226 juta.

Selain itu pihak MGTI pun menyatakan akan membatalkan rencana mogok total yang rencananya dilakukan pada Oktober ini.

Listi Fitria/TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data