Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Keterkaitan Dunia Usaha dan Pemerintah Rawan Suap
28 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dunia usaha, khususnya Telematika, Perposan dan Media Massa (TPM) yang terkait dengan pemerintah, umumnya rawan praktek suap. "Pengurusan izin, jaringan frekwensi, dan sebagainya, pasti membutuhkan banyak uang untuk suap," kata Sharif Cicip Sutardjo, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang TPM, di sela-sela acara penandatanganan Pakta Anti Suap, di Jakarta, Selasa (28/10).

Walau komitmen pemerintah amat penting diperlukan, kata Sharif, Kadin tidak bisa memaksa pemerintah mendukung gerakan Kampanye Nasional Anti Suap yang dicanangkan. "Namanya juga gerakan moral. Kadin tidak bisa memaksa," katanya. Apalagi memberikan sanksi kepada mereka yang terindikasi terlibat korupsi atau suap. "Kadin belum bisa berbuat banyak. Suap sudah mengakar lama. Kampanye ini baru berjalan setahap demi setahap,"katanya.

Bukan tidak mungkin, terjadinya korupsi adalah juga karena kesalahan masyarakat yang membiarkan dan mentolelirnya. Tidak heran, praktek itu merasuk ke seluruh lapisan masyarakat. "Bohong, kalau kebudayaan Indonesia dikatakan korupsi. Korupsi ada, karena dibiarkan," kata HS. Dillon, Direktur Partnership. Tidak ada jalan lain, bangsa Indonesia sendiri yang bisa memperbaiki kerusakan yang ada di tubuhnya. "Kalau ingin merdeka, hanya diri kita sendiri yang bisa memerdekakannya," kata Dillon.

Anastasya Andriarti, Dewi Retno - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data