Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PLN akan Membayar Tunggakan Pajak
28 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan Listrik Negara akan memenuhi kewajibannya atas tunggakan pajak senilai Rp 11 triliun. Perseroan akan melunasinya dengan pola pembayaran secara bertahap. Hal ini disampaikan Dirtektur Utama PLN Eddie Widiono di sela-sela diskusi publik tentang kelistrikan di Jakarta, Selasa (28/10).

Ia memastikan biaya untuk membayar pajak telah dianggarkan dalam perusahaan. "Kalau sudah dianggarkan pasti akan dibayar. Kalau pun belum ditransfer, pasti kami tidak akan lari," katanya.

Tunggakan pajak PLN Rp 11 triliun itu merupakan pajak pertambahan nilai (PPN) perseroan. Ini berkaitan dengan revaluasi aset PLN yang menunjukan peningkatan nilai aset hingga hampir tiga kali lipat, dari Rp 68 triliun menjadi Rp 197 triliun. Berdasarkan peraturan perusahaan yang mengalami kenaikan nilai keekonomian harus membayar PPN.

PLN meminta keringan atas kewajiban pajak yang dianggap memberatkan itu. Alasannya, pembatalan kenaikan tarif dasar listrik tahap keempat Oktober lalu menyebabkan perubahan kemampuan keuangan PLN. Namun, permintaan itu ditolak Departemen Keuangan.

Eddie mengaku belum mendengar informasi tentang penolakan itu. Kalaupun penolakan memang sudah dikeluarkan, ia justru heran. "Kami belum mengajukan," kata dia. Sejauh ini, PLN baru melontarkan wacana itu kepada publik.

Retno Sulistyowati - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Depkeu Tolak Permintaan Keringanan Pajak PLN
Massa Kembali Berunjukrasa di PLN Palembang
Komisaris Utama PT PLN Diganti
Demo di PLN Palembang Rusuh
Warga Sumatera Selatan Demo PLN

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data