Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Tokyo Motor Show Diharapkan Katrol Ekspor Kendaraan
22 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Tokyo:Meskipun pertumbuhan ekonomi dunia masih rendah, industri otomotif Jepang terus bergerak menguasai dunia. Total produksi kendaraan di Jepang, menurut Asosiasi Manufaktur Otomotif Jepang (Japan Automobile Manufacturers Associations) untuk periode Januari-Agustus 2003 mengalami kenaikan 0,5 persen.

Dalam siaran persnya di acara Tokyo Motor Show yang mulai dibuka untuk wartawan, Rabu (22/10), Japan Automobile menyebut total produksi kendaraan Jepang hingga Agustus 2003 mencapai 6.739.553 unit, naik 32.423 unit. Tahun lalu, untuk periode yang sama, total produksi kendaraan di Jepang, mulai dari mobil, truk, dan bus mencapai 6.707.130 unit.

Pasar kendaraan di Jepang saat ini dinilai kalangan otomotif naik sangat kecil, 3,5 persen dibanding tahun
lalu untuk periode Januari-September. Ini seiring dengan melesunya pertumbuhan ekonomi di Jepang. Munculnya
model-model minivan baru diharapkan kalangan otomotif bisa memacu pertumbuhan penjualan kendaraan. "Kami melihat pameran ini adalah kesempatan besar untuk mengenalkan produk baru," kata Presiden Direktur Toyota Motor Corporation Fujio Cho dalam jumpa persnya ketika mengenalkan mobil konsep hibrid (bertenaga bensin dan listrik) Fine-N, CS&S dan SU-HV1, mobil konsep Crown dan PM, serta NLSV.

Pameran mobil terbesar ketiga setelah Geneva Motor Show dan Frankfurt Motor Show itu diikuti 700
kendaraan dan 260 perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Pameran yang akan dibuka untuk umum 25
Oktober sampai 5 November 2003 itu diharapkan bisa mengatrol penjualan kendaraan Jepang di seluruh dunia.

Burhan Solihin - Koran Tempo

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data