|
Ekbis
Indonesia Lemah Buat Proposal Proyek
21 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Saat ini Indonesia merupakan anggota lebih dari 182 organisasi internasional, termasuk lembaga-lembaga yang menyediakan dana bantuan pembangunan serta kerjasama teknik. "Namun Indonesia belum memanfaatkan dana bantuan secara optimal," kata Direktur Jenderal Multilateral Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Susanto Sutoyo dalam lokakarya "Tatacara Persiapan dan Pengajuan Proposal Proyek Kepada Organisasi Internasional", di Hotel Shangri-La, Selasa (21/10).
Susanto mencontohkan pada sidang ITTO (International Tropical Timber Organization) tahun 2003 Indonesia hanya memperoleh satu proyek. "Padahal ITTO telah membiayai 47 proyek kepada negara anggota dengan nilai US$ 192 juta," katanya.
Hal ini disebabkan sulitnya Indonesia dalam menyusun proposal dan pemilihan proyek-proyek yang perlu untuk mendapatkan pendanaan. karena itu, kata Susanto, dengan diadakan lokakarya tata cara penyiapan dan pengajuan proposal proyek kepada organisasi internasional ini akan dapat mengatasi kendala tersebut.
Organisasi internasional yang ikut dalam lokakarya yang akan diselenggarakan selama dua hari (21-22 Oktober 2003) diantaranya United Nation Development Program (UNDP), United Nation Industrial Development Organization (UNIDO), Food and Agriculture Organization (FAO), World Bank, Islamic Development Bank (IDB), Japan Internatianal Cooperation Agency (JICA).
Poernomo Gontha Ridho - Tempo News Room
|