Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Djatun: Kestabilan Ekonomi Kunci untuk Pengentasan Kemiskinan
17 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti menegaskan kunci penanggulangan kemiskinan adalah kestabilan ekonomi.

Hal itu ia katakan saat menghadiri acara dialog sosial nasional yang digelar ILO (International Labour Organization) yang bertajuk "Terbebas dari Kemiskinan", di Jakarta, Jum'at (17/10).

"Tidak mungkin dapat didilakukan pengentasan kemiskinan, bila ekonomi tidak stabil," kata Dorodjatun. Sebab, tambahnya, bila ekonomi tidak stabil maka akan mengakibatkan inflasi. Selanjutnya, ledakan inflasi akan berpengaruh kepada orang-orang yang tidak berpenghasilan dan berpenghasilan tetap.

Selain itu, kata Dorodjatun, disiplin fiscal juga harus diterapkan. "Kita tidak boleh membiarkan defisit APBN naik kembali," kata Mantan Dubes Indonesia untuk AS itu. Oleh karenanya, Dorodjatun tidak akan membiarkan ketidakdisiplinan fiskal seperti pencetakan uang yang seenaknya, peminjaman uang dari Bank Indonesia untuk menutup defisit APBN.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, penduduk miskin Indonesia pada tahun 2002 adalah sebanyak 38,394 juta atau 18,2 persen. Pada 1999 lalu jumlah ini mencapai 23,43 persen, dan tahun 2000 menurun menjadi 19,14 persen.


Djatun juga meminta kepada semua pihak untuk tidak menyalahkan peran IMF atas keadaan ekonomi yang menimpa Indonesia. Sebab, kata Dorodjatun, justru utang dalam negeri kita yang sangat besar. "Utang dalam negeri sebesar Rp 650 triliun, yang baru selesai 144 triliun rupiah,"tambahnya. Ia juga meminta agar di masa depan tidak ada lagi aneka subsidi yang akan sangat memberatkan APBN.

Indra Darmawan/ TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data