Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Produksi Ikan Gurame Tiap Tahun Meningkat 35 Persen
17 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Setiap tahun, produksi ikan gurame mengalami peningkatan sekitar 35 persen.

Hal tersebut, menurut catatan departemen kelautan dan perikanan, disebabkan semakin banyaknya petani ikan yang membudidayakan ikan jenis ini.

"Kenaikannya cukup signifikan, rata-rata 35,25 persen per tahun," kata Dirjen Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan Fachturi Sukadi, dalam acara sosialisasi makan ikan yang diselenggarakan oleh Departemen Kelautan dan Perikanan di lapangan parkir Departemen Pertanian, Jakarta, Jumat (17/10).

Ia menjelaskan produksi gurame pada tahun 1999 sebesar 9.820 ton. Lalu pada tahun 2000 meningkat menjadi 14.065 ton. "Dan pada tahun 2001 produksinya mencapai 19.027 ton," kata Fachturi. Namun, kontribusi ikan gurame di sektor perikanan dalam negeri saat ini baru 10 persen. Pada tahun 2006, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya menargetkan meningkat 3 kali lipat.

Seluruh produksi ini dikonsumsi di dalam negeri. Sebenarnya beberapa waktu lalu sudah sempat diekspor ke Cina. "Karena kebutuhan di dalam negeri masih kurang, maka saat ini difokuskan untuk pemenuhan dalam negeri," lanjutnya.

Dalam acara ini ia juga mengingatkan, ikan merupakan produk pangan yang sangat penting. Karena berprotein tinggi yang mengandung asam amino esensial yang berfungsi meningkatkan kecerdasan otak dan mencegah timbulnya penyakit jantung koroner.

Ikan gurame (orphronemus gourami lac) merupakan ikan jenis air tawar yang berasal dari perairan rawa-rawa dan menyukai perairan yang tenang dan jernih. Ikan ini juga bisa hidup di sungai atau danau.

Poernomo G Ridho/TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data