Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Industri Air Kemasan Harus Perhatikan Kelestarian Air
16 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini MS Soewandi, meminta agar pelaku industri air minum dalam kemasan (AMDK) tidak hanya mementingkan produksi untuk memenuhi konsumen. “Harus diperhatikan pula pelestarian sumber daya air secara berkelanjutan,” katanya saat memberikan sambutan tertulis pada pembukaan Musyawarah Nasional ke IV di Jakarta, Kamis (16/10).

Menurut Rini, jumlah penduduk Indonesia yang dalam tiga dasawarsa mendatang diperkirakan mencapai 400 juta akan meningkatkan kebutuhan konsumsi air minum yang sehat dan higienis. Kondisi ini merupakan peluang bisnis yang besar bagi industri air minum. Namun harus tetap memperhatikan pelestarian fungsi lingkungan hidup.

Industri AMDK, yang berdiri sejak 1973, saat ini telah meningkat pesat dengan 370 perusahaan dan kapasitas produksi terpasang 70 persen pada 2002 lalu. Industri ini memproduksi 7,9 miliar liter air. Selain memenuhi konsumsi dalam negeri, industri AMDK juga menghasilkan devisa melalui ekspor sebesar US$ 4,91 juta.

Kendati demikian, Rini mengakui, masalah klasik seperti penggunaan kemasan botol/bekas, pemalsuan merek, dan penggunaan galon yang diisi depot isi ulang masih menjadi keluhan industri AMDK.

Untuk mengatasi masalah ini, lanjut Rini, Depperindag tengah menyiapkan kebijakan tentang persyaratan teknis depot air minum dan revisi Surat Keputusan Menteri No. 167/97 tentang Persyaratan Teknis Industri Perdagangan Air Minum Dalam Kemasan.

Adek - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data