Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Indonesia Andalkan Plywood ke Jepang
15 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Untuk meningkatkan ekspor ke Jepang, Indonesia mengandalkan produk plywood (kayu lapis olahan) yang diperkirakan akan mengalami penambahan volume ekspor. Menurut Atase Industri dan Perdagangan Indonesia di Jepang, Husin Bagis, peningkatan plywood sangat mungkin karena saat ini pemerintah tengah gencar memerangi penebangan ilegal.

Husin menjelaskan saat ini pasokan plywood ke Jepang berasal dari Malaysia yang kemungkinan berasal dari kayu hasil penebangan ilegal di Indonesia. “Jadi kalau tidak ada penebangan ilegal otomatis pasokan dari Malaysia dan Jepang akan memasok dari Indonesia,” katanya kepada wartawan di arena Pekan Raya Jakarta, Rabu (15/10) siang.

Nilai ekspor plywood Indonesia ke Jepang pada 2002 lalu mencapai US$ 1,2 miliar. Target pemerintah menaikkan nilai ekspor 5,3 persen akan mudah dicapai dengan bertambahnya ekspor plywood. Adapun ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang tahun lalu mencapai US$ 7,6 miliar. Sementara pada periode Januari-Juli tahun ini, nilai ekspor mencapai US$ 4,7 miliar, yang mengalami peningkatan 13,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Untuk ekspor ke Jepang, saat ini tidak ada hambatan tarif yang berarti. Masalahnya adalah hambatan nontarif terutama untuk agrikultur. Husin mencontohkan hambatan non tarif itu umumnya mengenai isu penggunaan bahan kimia pada pupuk dan pangan ternak.

Sedangkan untuk ekspor plywood, Indonesia tidak mengalami masalah karena sudah ada perusahaan Indonesia yang ditunjuk oleh Jepang untuk melakukan sertifikasi plywood. "Jadi biaya ekspor bisa dikurangi, barang lebih cepat sampai, dan harga lebih murah," katanya.

Adek MR - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Ekspor September Rp 5,05 Miliar
Pemerintah Optimis Ekspor 2004 Meningkat
Indonesia Andalkan Plywood ke Jepang
Ekspor 2004 Diperkirakan Turun 0,68 Persen

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data