|
Ekonomi Bisnis
Pemerintah Minta DPR Perbesar Nilai Obligasi Internasional
14 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan meminta DPR untuk memperbesar nilai obligasi internasional yang akan diterbitkan tahun depan.
Dari hasil road show yang dilakukan beberapa waktu lalu, reaksi investor asing menyatakan US$ 400 juta nilai obligasi seperti arahan APBN masih sangat kecil. “Standar internasional US$ 400-500 itu sangat minimum. Terlalu sedikit dan tidak likuid,”kata Kepala Pusat Manajemen Obligasi Negara, Fuad Rahmadi pada pers di Jakarta, siang hari ini (14/10). Karena itulah maka menteri keuangan meminta fleksibilitas tersebut. Tetapi, menurutnya, hal itu tidak berarti Indonesia akan menerbitkan obligasi lebih dari US$ 400 juta. “Itu hanyalah batas minimum dalam standard internasional,” tambah Fuad.
Ia juga mengatakan, ada beberapa investor asing yang menginginkan obligasi sampai US$ 1 milyar bahkan ada yang sampai US$ 1,5 milyar. “Jadi kalau diperbesar sampai itulah, sampai sekitar US$ 1 milyar” kata Fuad.
Sementara itu, untuk obligasi domestik, Fuad mengatakan sisa obligasi yang masih ada dan belum diterbitkan sekitar Rp 5,7 trilyun. Pemerintah berencana menerbitkannya dua atau tiga kali lagi.
Fitri Oktarini/ TNR
|