Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Bank Syariah Mandiri dan Perum Sarana Berdayakan Usaha Kecil
13 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebagai wujud komitmen dalam pemberdayaan Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK), Bank Syariah Mandiri (BSM) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Perusahaan Umum Sarana Pengembangan Usaha untuk penjaminan pembiayaan bagi UKMK di gedung Perum Sarana, Jakarta, Senin (13/10) siang.

Dalam acara penandatangan kerjasama tersebut, BSM diwakili oleh Direktur Pemasaran Korporasi, Nana M. Soemantri dan Direktur Treasury dan International Banking Iskandar Z. Rangkuti dan Perum Sarana diwakili oleh Direktur Utamanya, Baihaqi Arsyad Lintang.

Perjanjian tersebut ditujukan untuk memberikan akses kepada UKMK memperoleh sumber pembiayaan baik perbankan maupun lembaga keuangan lainnya. Dengan kerjasama ini, Perum Sarana Pengembangan Usaha akan menyediakan jaminan bagi UKMK yang tidak memiliki jaminan yang dipersyaratkan secara teknis oleh perbankan.

Nantinya diharapkan UKMK yang memiliki proyek yang visible tetapi tidak memiliki jaminan, dapat memperoleh pembiayaan yang dibutuhkan dari Bank Syariah Mandiri dengan jaminan yang disediakan oleh Perum Sarana. “Selama ini hambatan banyak pengusaha UKMK adalah penyediaan jaminan yang memang disyaratkan oleh bank,” ujar Baihaqi.

Dalam pandangan Baihaqi, dengan kerjasama ini akan memperluas daya jangkau Perum Sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendorong pengembangan sektor riil yang lebih tahan banting dalam segala situasi. “Yang tidak kalah penting, UKMK akan terbantu dari sisi permodalan yang merupakan titik lemah sektor kecil menengah selama ini,” ujarnya.

Sedangkan bagi BSM, dengan kerjasama ini akan memperluas dan mempercepat akses penyaluran dana pihak ketiga kepada sektor UKMK. “Yang tidak kalah penting adalah kerjasama ini dapat meminimalisir kerugian bank atau lembaga keuangan lain akibat kesulitan pembayaran (kredit macet) dan kegagalan pelunasan pembiayaaan (default),” kata Iskandar.

Sementara Direktur Pemasaran Korporasi, Nana M. Soemantri menambahkan saat ini banyak beragaam jenis UKM yang sangat feasible dan bahkan profitable tetapi kurang bankable. “Insya Allah, program kerjasama ini akan memudahkan UKMK yang belum bankable untuk memperoleh akses kepada perbankan maupun perluasan pasar,” ujarnya.

Nana M Soemantri menambahkan, saat ini kinerja BSM terus menunjukkan pergerakan yang menggembirakan dengan aset mencapai Rp 2,625 triliun per September 2003, dengan total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 1,602 triliun dan dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun sebanyak Rp 2,046 triliun.

Amal Ihsan — Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Puluhan Industri Garmen dan Tekstil Terancam Tutup
Portal Baru UKM

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data