|
Ekbis
Inflasi Juni 2003 Sebesar 0,09 Persen
01 Juli 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:“Inflasi terjadi terjadi karena adanya kenaikan harga pada kelompok barang dan jasa tertentu.”
Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) di 43 kota pada bulan Juni 2003 terjadi inflasi sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 277,23 pada bulan Mei 2003 menjadi 277,9 pada bulan Juni 2003. Demikian dikatakan Kepala BPS Soedarti Surbakti, dikantornya, Selasa (1/7) siang. “Inflasi terjadi terjadi karena adanya kenaikan harga pada kelompok barang dan jasa tertentu,” kata Soedarti.
Dari 43 kota IHK yang dipantau oleh BPS, tercatat 23 kota mengalami inflasi dan 20 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi, lanjut Surbakti, terjadi di Jayapura sebesar 1,76 persen, dan inflasi terendah terjadi di Lhokseumawe dan Bandar Lampung masing-masing 0,05 persen. “Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Ambon sebesar 1,17 persen dan deflasi terkecil di Jakarta 0,03 persen,” ungkap Soedarti.
Soedarti mengungkapkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pda kelompok barang dan jasa seperti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,18 persen, kelompok perumahan 0,91 persen, kelompok sandang 0,29 persen, kelompok kesehatan 0,19 persen, kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga 0,15 persen, dan kelompok transport dan komunikasi 0,13 persen. “Namun, terjadi penurunan harga pada kelompok bahan makanan sebesar 0,82 persen.
Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juni 2003), kata Soedarti, sebesar 1,23 persen. “Sedangkan laju inflasi untuk periode yang sama pada tahun kalender 2001 dan 2002 masing-masing sebesar 5,46 persen dan 4,46 persen. Ia menambahkan, besarnya laju inflasi Year on Year untuk bulan Juni 2003 terhadap Juni 2002 sebesar 6,62 persen. Sedangkan untuk bulan Juni 2001, terhadap Juni 2000 sebesar 12,11 persen, dan Juni 2002 terhadap Juni 2001 sebesar 11,48 persen.
(Detrizki-TNR)
|