Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Realisasi Dana UKM Tersendat
26 Juni 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:ADB sudah berkomitmen menyediakan US$ 85 juta, tapi prosesnya terhambat di DPR


Menteri Negara Koperasi dan Urusan Kecil Menengah Alimarwan Hanan, tidak membantah tersendatnya proses menyaluran dana bagi usaha kecil menengah dan mikro. “Saya maunya realisasi sudah dari dulu,” katanya, pada wartawan seusai dialog dengan pengusaha kecil dan menengah di Yayasan Darma Bakti Astra, Kamis (26/6).

Diterangkan menteri, pihaknya sudah berinisiatif meminta sisa utang pemerintah Rp 3,1 triliun untuk disalurkan ke pengusaha kecil dan mikro. Namun, walaupun sudah berkali-kali dirinya mensosialisasikan dana tersebut belum bisa direalisasikan. Sebab, proses realisasi ini melibatkan DPR sebagai pengawas. “Saya yang meminta agar jatuh ke tangan yang tepat,” terangnya.

Rencananya dana yang disalurkan oleh beberapa bank dan lembaga keuangan yang ditunjuk dengan besar dan yang masing-masing berbeda. Diantara bank yang tunjuk adalah Bank Pembangunan Daerah, Bank Tabungan Negara dan Bank Syariah Mandiri. Sementara lembaga keuangannya adalah Permodalan Nasional Madani dan Pegadaian.

Sementara itu, komitmen Bank Pembangunan Asia pada 2002 lalu, juga menjadi sumber dana bagi usaha kecil dan menengah. Bantuan sebesar US$ 85 juta rencananya akan diberikan bagi pengusaha yang berorientasi ekspor sebesar US$ 1 juta namun hingga kini bantuan tersebut belum terealisasi.

Menurut menteri, proses dana dari ADB tersebut akan lebih sulit karena harus melalui APBN. “Makanya saya minta semua sektor baik dari perhubungan, kelautan dan sebagainya harus berjuang mengalokasi mendapatkan dana untuk disalurkan bagi pengusaha kecil dan menengah,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan apakah pemerintah akan berutang untuk mendanai usaha kecil dan menengah, ia cuma menjawab itu urusan Menteri Keuangan. “ Yang penting buat saya dana itu bisa dipakai oleh usaha kecil dan menengah”, tegas Alimarwan


(Yophiandi Kurniawan)


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data