Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Dirut Semen Padang: Tak Ada Kepemimpinan Ganda
20 Mei 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dengan adanya rencana spin off, dipastikan pendapatan Semen Gresik akan berkurang hingga separuhnya


Direktur Utama Semen Gresik Satriyo optimis penggantian direksi dan komisaris baru PT Semen Padang tidak akan timbulkan kepemimpinan ganda. Hal itu diungkapkan sebelum rapat dengar pendapat komisi V DPR RI dengan Semen Gresik dan Semen
Tonasa, Di Gedung DPR/MPR, Selasa (20/5) pagi.

Satriyo mengakui, terjadinya resistensi dari pihak direksi dan komisaris lama dengan serikat pekerja PT Semen Padang. “Tapi saya yakin mereka orang-orang profesional. Mereka tahu bahwa roda bisnis harus tetap jalan seperti biasa,” kata dia. Satriyo menganggap, resistensi yang timbul disebabkan oleh kekhawatiran akan kegagalan rencana spin off PT Semen Padang dari PT Semen Gresik. “ Direksi baru tetap akan melanjutkan rencana spin off. Jadi tidak perlu khawatir,” tamahnya.

Direksi baru Semen Padang, saat ini, memiliki tugas awal untuk menyelesaikan laporan keuangan tahun 2002 dengan tenggang waktu sampai minggu depan. Ketika ditanya perkembangan hukum antara semen gresik dan Semen padang, menurut Satriyo, maslah ini masih diupayakan penyelesaiannya sesuai dengan jalur yang ada.

Dengan adanya rencana spin off, dipastikan pendapatan Semen Gresik akan berkurang hingga separuhnya. Pada tahun 2001, pendapatan Semen Gresik sebesar Rp 4 Triliun. Sementara, tahun 2002 masih menunggu penyelesaian laporan keuangan Semen Padang.

Serikat Pekerja Semen Padang menolak direksi dan komisaris Semen Padang, yang baru terpilih melalui Rapat Umum Pemegang Sahan Luar Biasa pada 12 Mei lalu. Penolakan itu juga datang dari Serikat Karyawan anak p[erusahaan Semen padang seperti, PT Igasar, dan PT Yasija.

(Sita Planasari – TNR)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data