Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Kondisi Konsumen di Jabotabek Lebih Baik
19 Mei 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kondisi konsumen dipengaruhi pendapatan rumah tangga yang naik dan inflasi yang tak berpengaruh pada konsumsi.

Kondisi ekonomi konsumen di Jabotabek pada triwulan I-2003 (Januari-Maret 2003) lebih baik dibanding triwulan sebelumnya. Hal ini terungkap dari survei tendensi konsumen (STK) triwulanan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. “ Indeks Tendensi Konsumen (ITK) pada triwulan ini diatas angka 100 yaitu 105,87,” kata Laode Syafiuddin, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik di gedung Biro Pusat Statistik, Jakarta, Senin (19/5).

Meski begitu, jelas dia, tren indeksnya semakin menurun mengingat indeks sebelumnya pada triwulan IV 2002 mencapai 120,28. Indeks triwulan ini dihitung berdasarkan nilai rata-rata tertimbang dari indeks beberapa variabel yaitu pendapatan rumah tangga sebesar119,18, inflasi tidak berpengaruh terhadap konsumsi makanan sehari-hari sebesar118,72 dan tingkat konsumsi beberapa komoditi bukan kebutuhan pokok sebesar 53,08. ”Dari data tersebut, ditunjukkan peningkatan ini dikarenakan dua variabel pertama,” tambah Laode.

Sementara itu, untuk triwulan berikutnya (April-Juni 2003) diperkirakan ITK juga masih berada diatas nilai 100 meski tren indeksnya cenderung menurun menjadi 101,03. Angka ini, menurut Laode disusun berdasarkan nilai rata-rata dari indeks beberapa variabel yaitu perkiraan pendapatan rumah tangga mendatang sebesar122,37 dan rencana pembelian barang tahan lama (seperti televisi, lemari es, sepeda motor, dll) sebesar 79,68.

Dalam survei yang mengambil responden rumahtangga berpendapatan menengah keatas ini dapat diketahui indeks tendensi konsumen di Jabotabek. Nilai ITK yang akan didapat berkisar antara 0 sampai 200. Nilai ITK yang sama dengan 100 menunjukkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan tidak mengalami perubahan dibanding triwulan sebelumnya. Jika ITK lebih besar dari 100, artinya kondisinya lebih baik dan jika kurang dari 100, kondisinya menurun dibandingkan triwulan sebelumnya.

(Dinda – TempoNews Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data