|
Ekbis
Texmaco Ekspor Bus ke Arab Saudi
16 April 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Texmaco mereka sedang mengerjakan pesanan 2.100 bus untuk dalam dan luar negeri.
PT. Wahana Perkasa Auto Jaya, anak perusahaan Texmaco, eksport seratus bus Perkasa ke Arab Saudi. Acara serah terima eksport dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Industri bus dan truk Perkasa, Kamis (16/4) di Subang. Bus ini merupakan pesanan dari perusahaan swasta yang merupakan dealer Otomotif di Timur Tengah, Al Jomaih.
Hadir dalam acara itu, Menakertrans Jacob Nuawea, Pengusaha Texmaco Marimutu Sinivasan, dua putra, yang menjabat Direktur di PT WPAJ, Ben Sanivasan dan Direktur Engineering group Raju Sanivasan, Dirut PT WPAJ Mohan Gandhi Assegaf beserta Muspida Subang. Serah terima dilakukan dari Mohan kepada Fahmi A. Assegaf dari PT Trinex Nusantara, perwakilan perusahaan Arab Saudi di Indonesia.
Menurut Ben Sinivasan dan Raju, yang di temui TNR usai acara serah terima, perusahaannya sedang melakukan negosiasi dengan perusahaan di Asia, Afrika Selatan, Bangladesh dan India. “Pokoknya negara-negara berkembang,” kata Ben. Produk bus dinilainya berkualitas tinggi, tidak kalah dengan produk dari Jepang. Mengenai harganya, ia tidak mau menyebutkan karena, masih dalam tahap negosiasi. “Kompetitif dengan Jepang.”
William H. Sirait, manajer pemasaran Wahana, saat ini perusahaan memiliki kemampuan untuk memproduksi 12.000 unit pertahun. Sayangnya, perusahaannya ini sedang mengalami kendala keuangan. “Kita menunggu kridit dari publik dalam hal ini bank, yang hingga kini masih kami harapkan.” Tidak seperti Astra Internasional, perusahaannya tidak memiliki pemdanaan sendiri.
Menurutnya, perusahaan itu belum memiliki kepercayaan dari kreditur. Sehingga, untuk memproduksi 12000 unit perlu menunggu ada yang mendanai. “Mungkin, kami akan menjual 100 unit perbulan jika ada yang mendanai,” kata dia.
Tahun 2002, perusahaan ini, telah menjual 80 unit bus dan 70 unit selama. Setahun sebelumnya, perusahaan ini diakuinya telah menjual bus ke Pengusaha Sianr Persadha, Biang lala, Bengkulu Indah, Yamda Prima, Anex samapi di Aceh. Sedang Truk dibeli Damri. “Truknya seperti pengantar surat,” jelasnya. Damri membeli tujuh truk.
Wahana memproduksi Truk untuk keperluan Pertahanan dan Keamanan sejak tahun 1999. Saat itu, perusahaan menjual 150 kendaraan truk dan tahun berikutnya perusahaan seperti Kaltek, Graha Taruna, Elnusa, Sadikun, Perusahaan Pengolah CPO di Sumatera dan Pekanbaru membelinya. Produksi bus baru dilakukan pada tahun 2001.
Dalam keterangan pers dari PT WPAJ, Bus tipe B08B1 memiliki kekuatan 220 ps, mesin belakang dan pendingin Turbo bagian dalam (Turbo Charger Cooled). Al Jomaih juga memesan 1200 unit dari Wahana. Pesanan juga datang dari dalam negeri 500 buah dan 500 lainnya dari kawasan lainnya.
(Purwanto – TEMPO News Room)>
|