|
Ekbis
“ Syaf dan Sender Bagian dari Masalah.”
14 April 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Seharusnya BPPN dan Lippo ‘diselesaikan,’ karena bagian dari masalah.
Diwawancarai oleh Metro TV dalam acara Market Review sore ini (14/4), ekonom yang juga dosen ekonomi UI Faisal Basri, mengatakan bahwa skandal yang menimpa Bank Lippo Tbk jangan hanya diserahkan kepada BPPN.
Ia menganggap BPPN justru bagian dari masalah, jadi bila perlu harus ‘diselesaikan’ bersama Bank Lippo. “ Syaf (Kepala BPPN) dan Sender (Deputi Kepala BPPN Bidang Bank Restructuring Unit) itu bagian dari masalah, bagaimana mereka mau menyelesaikan masalah ?” katanya.
Faisal melanjutkan bahwa BPPN telah dikenal sebagai lembaga yang kotor, sehingga ia pesimis Lippo bisa diselesaikan oleh lembaga itu.
Sedangkan fungsi komisaris pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas di bank itu, katanya sudah gagal menjalankan fungsinya. Buktinya, menurut Faisal, telahb muncul laporan keuangan yang menghebohkan. Apalagi, pihak pemerintah tak sekalipun menegur pihak Lippo.
Bank Lippo besok hari Selasa (15/4) akan menggelar rapat umum pemegang saham luarbiasa, antara lain untuk mengganti manajemen dan memutuskan tindakan yang akan diambil pemegang saham bank itu terhadap kasus ini.
Karena itu, Faisal berharap Bapepam meneruskan penyelidikan untuk mengungkap segi-segi tindakan pidananya, dan Bank Indonesia meneruskan pemeriksaan terhadap tiga lembaga keuangan yang telah mengesahkan laporan bank milik Keluarga Mochtar Riady itu.
( IGG Maha Adi – TNR)
|