Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Penumpang Garuda Ke Timteng Turun Drastis
01 April 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Penyerbuan tentara Amerika Serikat dan sekutunya ke Irak tidak hanya menelan korban rakyat sipil Irak belaka. Korban dari sisi bisnis juga mulai berjatuhan. Salah satunya Garuda Indonesia. Jika sebelum perang Irak jumlah penumpang dari dan menuju Timur Tengah mencapai 80 persen tempat duduk, kini turun dratis ke tingkat 20 persen. Hal itu diungkapkan oleh Bachrul Hakim, Direktur Niaga PT Garuda Indonesia kepada pers, Selasa,(1/4) di Jakarta.
Melihat situasi dan kondisi seperti itu, menurut Bachrul Hakim, pihaknya memutuskan untuk mengurangi jadwal penerbangan ke Timur Tengah. Jika sebelumnya ada delapan kali penerbangan dalam seminggu kini hany dua sampai tiga kali. “ Keputusan itu berlaku dalam dua hari ini,” ujarnya usai acara penandatangan Maklumat Komitmen Bersama untuk menerapkan ood Corporate Governance di Gedung Garuda, Jakarta.

Keputusan ini tentu saja berdampak pada menurunnya pemasukan ke kantong Badan Usaha Milik Negara itu. Berapa kerugian yang diderita Garuda? “ Kami belum bisa memastikan namun dengan diturunkannya jumlah penerbangan itu sebenarnya sudah besar sekali,” kata Bachrul Hakim. Kendati demikian, langkah yang diambil Garuda itu justru untuk mengurangi jumlah kerugian yang lebih besar mengingat situasi yang tidak menentu khususnya di Irak.

Selama ini rute penerbangan Garuda ke Timur Tengah adalah ke kota Ryadh, Damman dan Jeddah. Masing-masing rutenya adalah Jakarta-Ryadh-Dammam dan Jakarta-Jeddah. Sejak diberlakukan kebijakan pengurangan traffic ada perubahan rute yakni Jakarta- Dammam dan Jakarta-Jeddah-Ryadh.

(Sri Wahyuni-Tempo News Room )

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data