Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Bahas "Release and Discharge", Semua Menteri Tutup Mulut
28 Maret 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah menteri ekonomi dan pejabat tinggi negara mengadakan pertemuan tertutup, dipimpin langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/3).
Tampak hadir antara lain Menteri Koordinator Perekonomian, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Menteri Keuangan, Boediono, Menteri Perindustian dan Perdagangan, Rini Suwandi, Menteri Sekertaris Negara, Bambang Kesowo, Jaksa Agung, MA Rahman, Kapolri, Da’i Bachtiar dan Kepala BPPN, Syafruddin Tumenggung.

Belum diketahui pasti agenda pembicaraan yang berlangsung sekitar 1,5 jam, sejak 13.30 WIB. Usai pertemuan, tak satupun peserta yang memberikan keterangan. Menkeu Boediono mencoba berkelit dengan mengatakan, “tanya Pak Djatun saja. saya tidak komentar,” ujarnya sambil bergegas masuk ke mobil dinasnya. Hal serupa dilakukan Rini Suwandi, “Maaf, maaf,” katanya sambil berlindung di baling ajudannya untuk menghindari kejaran wartawan. Sementara itu, Kapolri hanya melambaikan tangan dari dalam mobilnya.

Sekertaris Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK), Lukita D. Tuwo yang juga hadir dalam pertemuan, tidak bersedia memberikan penjelasan. “Saya nggak bisa komentar, nggak ada apa-apa kok,” kata dia.

Isu yang beredar di kalangan wartawan, pertemuan itu membahas tentang Release and Discharge (R&D). Namun hal inipun belum bisa dikonfirmasikan ke Biro Humas maupun Protokoler Istana. Kepala Biro Protokol Istana mengaku tidak tahu agenda pembicaraan pertemuan itu. “Saya nggak dengerin,” kata dia. Menurutnya, Meneg BUMN, Laksamana seharusnya juga mengikuti pertemuan itu. Namun ia tak bisa hdir karena sedang dinas. “Tadi malam berangkat ke Jepang,” kata dia.

Retno Sulistyowati – TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data