|
Ekonomi dan Bisnis
Nilai Buku Danamon 950 Rupiah per Saham
19 Maret 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dirut Bank Danamon Arwin Rasyid Mengungkap nilai buku Bank Danamon saat ini sekitar Rp 4,7 triliun. Dengan nilai buku per saham kurang lebih 5 miliar lembar saham maka nilai buku per sahamnya,"Sekitar 950 rupiah," kata Arwin kepada wartawan, usai penandatanganan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di kantor Bank Danamon, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (19/3).
Berkaitan dengan proses divestasi 51% Bank Danamon yang sedang berjalan, dai berharap para bidder memberikan penawaran lebih tinggi dari nilai buku tersebut. Sama halnya dengan yang diinginkan BPPN yaitu minimal 1,1 kali dari nilai buku.
Soal Reprofiling (penatalaksanaan ulang) obligasi rekap Bank Danamon, Arwin menegaskan hal itu meringankan beban APBN. "Intinya ada Rp 7,8 triliun obligasi rekap Bank Danamon yang jatuh tempo di tahun 2008, 2009 digeser ke tahun 2014, 2015. Ini berarti Danamon ikut berpartisipasi dalam membantu pemerintah meringankan beban APBN," kata Arwin.
Arwin mengatakan, reprofiling itu sendiri sudah disepakati Departemen Keuangan. Tapi, dia menambahkan, bahwa reprofiling itu tidak memberikan pengaruh kepada Bank Danamon, karena unsur pendapatan bunga dan obligasinya tetap.
Menaggapi pertanyaan wartawan bagaimana kondisi bank jika obligasi bank rekap ditarik, Arwin mengatakan bank rekap manapun akan merosot kinerjanya. Karena, obligasi adalah perimbangan aktiva dan pasiva. Arwin membantah kalau dikatakan kalau obligasi rekap ditarik berarti bank tidak mempunyai ada daya tariknya lagi. "Tetap ada dong. Orang mau beli bank bukan karena ada obligasi rekap. Ini harus diluruskan kepada publik. Obligasi rekap bagi bidder (penawar) justru bukan sebagai faktor positif karena bisa saja jadi faktor negatif," katanya.
Dia menambahkan, sebuah bank itu dibeli karena bank itu dipercaya bisa memberikan satu laba sehingga memberikan deviden dan kenaikan capital gain dari saham itu sendiri. "Orang kalau disuruh pilih obligasi rekap atau kredit, orang akan pilih kredit, karena kredit bunganya aja 20%, obligasi rekap bunganya 12 %. ," paparnya.
Sam Cahyadi --- TNR
|