|
| |
|
|
Ekbis
IMF: Penyelesaian APP Harus Memakai Standar Internasional
13 Maret 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Perwakilan IMF untuk Indonesia David Nellor mengatakan penyelesaian resturkturisasi utang Asia Pulp and Paper Ltd. (APP) harus mengacu pada standar internasional. Ia menilai masalah APP merupakan transaksi komersial biasa, karena itu penyelesaiannya harus dirundingkan dengan semua kreditor.
Hal ini ditegaskannya saat mengikuti audit lima BUMN di Departemen Keuangan Jakarta, Kamis (13/3). Namun, Nellor menolak berkomentar soal bentuk penyelesaian restrukturisasi utang apakah dengan bentuk B to B atau G to G.
Sebelumnya, 11 duta besar negara kreditur melayangkan surat desakan kepada Presiden Megawati Soekarnoputri agar pemerintah ikut campur dalam penyelesaian utang Asia Pulp. Para duta besar itu menganggap negosiasi antara kreditor asing dengan Badan Penyehatan Perbankan yang menangani utang Asia Pulp tak menuai kemajuan.
Meski Nellor menolak berkomentar soal intervensi pemerintah, menurut dia, penyelesaian utang Asia Pulp harus dibicarakan dengan semua kreditor termasuk pemerintah Indonesia. "Para kreditor harus duduk bersama untuk membahas transaksi komesilnya," kata dia.
Menurut Nellor utang Asia Pulp harus direstrukturisasi mengingat sangat jelasnya perusahaan kertas ini mengalami kesulitan dengan utangnya yang mencapai Rp 125 triliun yang tak kunjung dibayar sejak Maret 2001. Tapi, kata Nellor, "BPPN sebagai wakil pemerintah juga merupakan kreditor dari sejumlah kreditor lain."
Bagja Hidayat --- TNR
|
|
|
| dibuat oleh danendro : Radja |
Berita Terkait
|
| |
Berita ekbis Lainnya
| |
|
| |
Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
|
| |
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
|
| |
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
|
| |
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
|
| |
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
|
| |
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
|
| |
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
|
| |
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
|
| |
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
|
| |
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)
|
| |
|
| |
Index Berita
|
|
|
|