|
Ekbis
Harga Minyak Dunia Diperkirakan Tetap di Atas 28 dollar per barel
06 Maret 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak dunia diperkirakan tidak akan turun di bawah harga US$ 28 per barel. Perkiraan ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro setelah mengamati perkembangan flutuasi harga minyak dunia. Hal ini diungkapkan Purnomo dalam pelatihan tentang perminyakan di Jakarta Kamis (6/3)
Menurut Purnomo, ambang harga organisasi pengekspor minyak dunia (OPEC) US$ 22-US$ 28 per barel tidak bisa dipertahankan lagi. Hal ini disebabkan flutuasi harga minyak dunia yang tidak menentu karena ketidakpastian serangan Amerika ke Irak. “Sulit mengatakan dalam waktu dekat apakah harga naik akan turun,” kata Purnomo. Meskipun demikian, kata dia, saat ini terjadi penurunan harga minyak dari US$ 36 – US$ 33 per barel. Tetapi, dia menambahkan, penurunan tersebut bersifat sementara karena ketidakpastian serangan Amerika.
Dia menambahkan ada kemungkinan pasokan minyak dari Irak akan terhenti apabila terjadi serangan itu. Padahal produksi minyak Irak mencapai 2,5 juta barel per hari. “Jumlah ini bisa hilang dari pasaran, “ kata Purnomo. Namun demikian menurut dia, beberapa negara OPEC, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait, sanggup untuk menutupi kekurangan pasokan minyak dunia yang ditinggalkan Irak seandainya serangan itu terjadi.
Muhammad Multazam --- TNR
|