Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Pelindo III akan Bangun Pelabuhan Baru di Kalilamong
19 Pebruari 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana akan membangun pelabuhan baru di Kalilamong, Surabaya, mulai 2005 mendatang. Proyek senilai US$ 200 juta ini merupakan pengembangan dari Terminal Petikemas Surabaya yang saat ini kapasitasnya sudah tidak memadai lagi.

“Sesuai perjanjian dengan investor, kalau kapasitasnya sudah terpakai hingga 75 persen, maka harus dibangun pelabuhan baru,” kata Direktur Utama Pelindo III Bambang Darwoto di sela-sela rapat dengan Komisi Perhubungan, Telekomunikasi, dan Prasarana Wilayah (Komisi IV) DPR, di gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (19/2).

PT Terminal Petikemas Surabaya, anak perusahaan Pelindo III yang mengoperasikan pelabuhan itu, 50,5 persen dari sahamnya dimiliki oleh Pelindo III, 0,5 persen dimiliki KOPEG Pelabuhan III, dan 49 persen sisanya dimiliki oleh P&O Australia Pty.Ltd. Dengan kapasitas maksimal 70 juta ton per tahun, saat ini kapasitas yang sudah terpakai sekitar 40-50 juta ton per tahun.

Pembangunan pelabuhan baru yang menggunakan lahan pengurukan (reklamasi) pantai direncanakan akan mencapai luas 100 hektar. Di luar kawasan pelabuhan, akan dibangun kawasan industri seluas 400 hektar. “Pola ini akan meminimalkan ongkos transportasi,” kata Darwoto.

Menurut Darwoto, studi kelayakan proyek ini sudah dimulai sejak tahun 1997 yang digarap oleh konsultan Trans Consult bersama-sama dengan Port Singapore Authority (PSA). “Studi kelayakannya sudah selesai, yang belum adalah detail teknisnya,” jelasnya.

Tahap pertama yang menelan biaya sebesar US$ 30 juta diharapkan dapat dimulai tahun 2005. Tahap pertama ini akan meliputi pengerjaan amdal, perijinan dan reklamasi pantai seluas 30 hektar. Diperkirakan proyek ini akan selesai tahun 2015.

Beberapa investor, menurut Darwoto, sudah menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modal. Di antaranya konsorsium lembaga keuangan Singapura, konsorsium dari Amerika Serikat, dan konsorsium Australia. Sementara investor lokal yang sudah menyatakan akan ikut investasi adalah pemerintah kota Surabaya.

Apabila selesai, jelasnya, pelabuhan baru ini akan dapat menampung 20 crane dengan kapasitas 3-4 juta TEU’s (twenty foot equivalent units). Sementara, saat ini Terminal Petikemas Surabaya hanya memiliki 11 crane dengan kapasitas 1,8 juta TEU’s. Nantinya, kedua pelabuhan ini tetap dapat beroperasi bersama dengan kapasitas yang jauh lebih besar.

Tahun lalu, PT Pelindo III mampu mencetak laba sebesar Rp 356,69 miliar, dengan deviden yang disetor ke pemerintah sebesar Rp 178,35 miliar.

Sapto Pradityo --- TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data