Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Toyo Engineering Garap Proyek Langit Biru di Balongan
14 Pebruari 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Toyo Engineering Corporation akan menggarap proyek Langit Biru di kilang Balongan. Toyo akan bekerja sama dengan konsorsium Rekayasa Engineering untuk menggarap proyek bernilai US$ 152,975 juta ini.Direktur Utama Pertamina Baihaki Hakim mengatakan, terpilihnya perusahaan dari Jepang ini karena tawarannya yang lebih murah dari pesaing lainnya. "Selisihnya sekitar US$ 25 juta," katanya usai penandatanganan kontrak antara Rekayasa Engineering dengan Toyo Engineering di kantor Pertamina Jakarta, Jumat (14/2).

Rencananya, setelah Balongan, proyek Langit Biru juga akan dilakukan di kilang Cilacap. Saat ini, kata Baihaki, pelaksanaan proyek Langit Biru di kilang Cilacap masih pada tahap pra kualifikasi penawar. Dia berharap, jika proyek Langit Biru di kedua kilang ini berjalan, maka Pertamina bisa memenuhi kebutuhan premium tanpa timbal pada 2005 seperti target pemerintah.

Proyek Langit Biru adalah program Pertamina untuk memproduksi bahan bakar minyak yang ramah lingkungan. Upaya ini dilakukan untuk menurunkan tingkat pencemaran udara. Pada Juli 2001, Pertamina sudah menyalurkan premium tanpa timbal di wilayah Jabotabek, Cirebon, pantai utara Jawa Barat dan bekas kilang Kasing Sorong. Sejak November 2002, premium tanpa timbal juga telah dipasarkan di Bali.

Baihaki mengatakan, proyek Langit Biru tidak akan mempengaruhi neraca Pertamina. "Juga tidak akan dibebankan kepada konsumen," katanya. Dia bahkan mengakui, proyek Langit Biru tidak bermanfaat secara finansil kepada Pertamina. "Ini aktifitas non komersial," kata Baihaki. Diharapkan, dengan selesainya proyek Langit Biru di Balongan dan Cilacap, seluruh produk premium di Indonesia sudah berkualifikasi ramah lingkungan.

Multazam --- TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data