Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Kapal Kargo “Hasil Karya GT 33” Tenggelam di Nias
02 Pebruari 2003

TEMPO Interaktif, Medan:Kondisi musim Barat dengan gelombang pasang yang tinggi di wilayah pantai Barat Sumatra Utara membuat satu kapal barang tenggelam. Kapal pengangkut barang KM. Hasil Karya GT 33 dengan nomor lambung 1198/350 milik Megaria Zakoto warga Jalan A. Yani Teluk Dalam Nias, yang diageni PT Dame Sari rute Sibolga-Teluk Dalam-Pulau Tello, Selasa (28/1) sekitar pukul 06.30 tenggelam di sekitar perairan Pulau Ilit, akibat satu papan lambung kapal pecah. Selain menenggelamkan barang angkutannya, juga dua orang anak buah kapal, F Gowasa nakhoda dan juru masak Dermawan sampai saat ini diturunkan belum ditemukan.

Kepala GAMAT (Pengamanan dan Penyelamatan Pantai) ADPEL Sibolga Friez Agamsyah SH, Sabtu, 1/2, mengungkapkan kepada wartawan di Sibolga, Tapanuli Tengah, 400 km dari Medan. "Cuaca buruk dan gelombang pasang membuat terjadinya musibah. Ini benar-benar kecelakaan kapal murni", katanya.

Menurut Friez Agamsyah, kapal kargo KM. Hasil Karya dengan ukuran 18m x 4,25m x 40m berangkat dari pelabuhan Sibolga Senin (27/1) sekira pukul 21.30 dengan membawa muatan besi beton seberat 8,95 ton, bibit mahoni seberat 4,12 ton dan keramik 7,181 ton serta lima orang ABK dan enam orang yang menumpang untuk melaksanakan tugas ke Teluk Dalam, dua orang di antaranya merupakan anggota Angkatan Laut bernama Tony dan Handoko yang akan melaksanakan tugasnya ke Pos AL P Tello Nias.

Naas terjadi, dalam perjalanan Selasa (28/1) sekira pukul 06.30 di sekitar perairan Pulau Ilit papan lambung kapal kargo KM Hasil Karya pecah, dan dalam waktu singkat kapal itu tenggelam. Sedangkan lima orang ABK dan enam orang yang menumpang kapal itu berupaya untuk menyelamatkan diri di tengah lautan.

Ke sembilan orang yang berhasil selamat tersebut terkatung-katung di tengah lautan selema lebih kurang tiga jam dari lokasi kejadian dan ditemukan di Pulau Pini oleh kapal cincin KM Saudara Sejahtera milik PT PAS yang kebetulan sedang mencari ikan di sana.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh pihaknya mulai Selasa (28/1) saat ADPEL Sibolga mendapat kabar tenggelamnya KM Hasil Karya hingga Jumat (31/1) dengan mengadakan koordinasi dengan AL Sibolga yang menurunkan dua kapal patrolinya yakni Patkal dan Kal Masala serta kapal dari Mujur Timber dan kapal yang disewa khusus dari PT Dame Sari.

Bambang Soed --- TNR

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data