|
Ekbis
Butuh 1,6 Juta Usaha Baru Untuk Kejar Pertumbuhan 5%
25 Desember 2002
TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pada tahun 2003, diperlukan dukungan sekitar 1,6 juta unit usaha baru. “Sebagian besar adalah unit usaha kecil,” kata Noer Soetrisno, deputi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil & Menengah (UKM) Bidang Pengkajian Sumber Daya UKM, dalam paparan akhir tahunnya, di Jakarta, Rabu (25/12).
Menurut Soetrisno, sektor yang diperlukan untuk usaha kecil baru terutama perdagangan dan jasa. Ia memperkirakan, diperlukan sekitar 690 ribu UKM untuk sektor ini. Selain itu, 463 ribu usaha industri pengolahan, serta 300 ribu di sektor pertanian dan kehutanan. Sedangkan sisanya, sekitar 147 unit usaha sektor lain.
Untuk menumbuhkan jutaan unit usaha tersebut, jelas Soetrisno, pemerintah harus menggerakkan unit jasa keuangan. Diperkirakan, perlu sekitar 8 ribu unit usaha keuangan skala kecil dan menengah baru. “Karena lembaga keuangan yang mampu melayani usaha mikro-lah yang mempunyai pengaruh ganda dan luas,” kata dia.
Namun, lanjut Soetrisno, sejumlah masalah juga diperkirakan bakal menghadang. Ia mencontohkan, sektor pertanian sudah semakin tidak mampu menopang tumbuhnya usaha baru. Pada masa krisis 1998/1999 lalu, pertambahan unit usaha kecil di sektor pertanian maupun menumbuhkan usaha baru sekitar 77 ribu. Tahun 2000 meningkat menjadi 342 ribu, tahun 2001 menjadi 239 ribu, dan tahun 2002 ini mencapai 206 ribu.
Karena itu, menurut dia, pemerintah harus memberikan insentif untuk mendorong tumbuhnya usaha baru sektor pertanian, terutama yang memiliki nilai tambah tinggi. Ia memberi contoh, hortikultura, peternakan, budidaya perikanan dan perkebunan. (Retno Sulistyowati-Tempo News Room)
|